"Pohon ini membuat struktur kecil di bawah tanah yang melingkari akar tanaman inang di sekitarnya. Jadi pada dasarnya ia memotong akar dan menyedot semua manfaat dari tanaman inang," jelasnya.
Ken menyebut tumbuhan ini sebagai tanaman tangguh, dan mirip dengan kayu cendana, persik liar dan Pohon Quandong.
"Mereka semua tumbuhan parasit dan membutuhkan tumbuhan lain untuk bertahan hidup," katanya.
"Jadi sangat mirip dengan manusia, karena kita ini tidak dimaksudkan untuk hidup sendirian," tambahnya.
Diproduksi oleh Farid Ibrahim dari artikel ABC News yang selengkapnya dapat dibaca di sini
Baca tanpa iklan