Laporan Wartawan Tribunnews.com, Andri Malau
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Radjasa mengungkapkan masih sekitar 0,24 persen entrepreneur atau pengusaha yang ada di Indonesia.
"Dari 169,33 juta usia kerja, tapi jumlah kategori pengusaha atau entrepreneur hanya 564 ribu atau sekitar 0,24 persen," ungkapnya, dalam sambutannya, di SMESCO UKM, Jakarta, Jumat (3/12/2010).
Hal ini, menurutnya, sangat berbeda dengan negara-negara di luar negeri. Sebuah negara, menurutnya, seharusnya memiliki lima persen paling tidak pengusaha atau entrepreneur.
Hatta membeberkan bahwa di Amerika Serikat (AS) pengusaha sekitar 11,5 hingga 12 persen, Siangapura sebesar 7 persen, Cina 10 persen, India 10 persen, dan negara-negara G-20 rata-rata 5 persen merupakan pengusaha.
Dikatakan pula, butuh tiga hingga 4 juta entrepreneur baru yang dilahirkan dan ciptakan. "Pekerjaan besar harus dilakukan. Bila jumlah pengusaha Indonesia tidak mencapai target minimal, kata dia, maka pengusaha asing akan datang dan merajai Indonesia," ujarnya.
Menurut Hatta, tidak ada kata lain selain mendukung dan memotivasi para calon pengusaha muda untuk tumbuh dan berkembang.
Untuk para calon pengusaha baru dan muda, dia berpesan, motivasi diri dan semangat yang sangat diperlukan dalam membangun usaha. Kata dia, "Jangan pernah berpikir bahwa kita tidak dilahirkan sebagai pengusaha, itu salah". Demikian Hatta di hadapan calon pengusaha muda.
Hatta: Baru 0,24 Persen Pengusaha di Indonesia
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Anwar Sadat Guna
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan