Laporan Wartawan Tribunnews.com , Andri Malau
TRIBUNNEWS.COM-JAKARTA– Bank Mandiri sediakan layanan perbankan kepada Conoco Phillips Indonesia. Hal ini guna mendorong kelancaran dan efisiensi transaksi pembayaran kepada vendor penyedia barang dan jasa.
Peresmian penggunaan layanan tersebut ditandai dengan pertukaran cindera mata sebagai simbol kerjasama antara BPMIGAS, ConocoPhillips Indonesia dan Bank Mandiri.
Pertukaran cindera mata tersebut dilakukan antara Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini, President & General Manager ConocoPhillips Indonesia James Taylor dan Deputy Finance Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPMIGAS) Wibowo S Wiryawan pada Rabu (20/4/2011) di Plaza Mandiri, Jakarta.
Menurut Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini, kerjasama ini membuktikan tingkat kepercayaan pelaku usaha internasional yang baik kepada Bank Mandiri dalam melakukan transaksi-transaksi perbankan berstandar tinggi.
"Selain itu, kerjasama ini menjadi bukti dukungan kami pada perkembangan industri pertambangan migas di Indonesia sebagai industri strategis yang memberikan manfaat yang luas bagi banyak pihak,” jelas Zulkifli Zaini.
Berdasarkan data yang dirilis Bank Mandiri, hingga akhir 2010, penempatan dana ASR oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) di Bank Mandiri mencapai US$62,6 juta, atau meningkat 37,6% dari tahun sebelumnya yang sebesar US$45,5 juta.
Selain ConocoPhillips Indonesia, beberapa Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) yang juga menggunakan layanan perbankan Bank Mandiri antara lain Pertamina, Chevron, dan ExxonMobil Indonesia.
Atas hal itu, Zulkifli Zaini menguatarakan akan terus mengupayakan pemberian layanan yang optimal dengan terus menciptakan produk dan layanan yang inovatif sesuai kebutuhan perusahaan migas K3S lain. Dengan itu, kepercayaan kontraktor migas terhadap industri perbankan nasional semakin meningkat.
Sementara itu Kepala BPMIGAS R Priyono mengatakan peran pembiayaan dan sistem perbankan nasional tidak dapat diabaikan dalam memperkuat sektor riil domestik yang pada gilirannya mampu mendukung industri hulu migas.
“BPMIGAS saat ini memprioritaskan penggunaan perbankan nasional, baik dalam memfasilitasi transaksi migas maupun penempatan dana, khususnya dana Abandonment & Site Restoration,” kata Priyono.
Secara keseluruhan, transaksi migas yang dilakukan melalui perbankan nasional pada 2010 tercatat sebesar US$4,63 miliar. Dari jumlah itu, hampir 80% di antaranya atau sekitar US$3,65 miliar ditransaksikan melalui Bank Mandiri.
Bank Mandiri Jalin Kerjasama Dengan Conoco Philips
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Budi Prasetyo
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan