Laporan Wartawan Tribunnews.com , Andri Malau
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tahun depan pemerintah mengasumsikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sekitar 6,5 hingga 6,9 persen.
Hal ini didasarkan pemerintah dengan melihat perkembangan terkini ekonomi dan keuangan baik global maupun domestik serta memperhatikan proyeksi satu tahun mendatang.
"Asumsi makro dalam 2012 direncanakan, untuk pertumbuhan ekonomi sekitar 6,4-6,9 persen," ungkap Menteri Keuangan, Agus Martowardojo, dalam pidato penyampaian pengantar atas kerangka ekonomi makro dan pokok kebijakan fiskal 2012, di depan rapat paripurna DPR-RI, di Jakarta, Jumat (20/5/2011).
Selain itu, pada 2012 mendatang pemerintah memproyeksikan inflasi sekitar 3,5 hingga 5,5 persen.
Sementara, untuk suku bunga SPN 3 bulan berada di 5,5 hingga 7,5 persen.
"Nilai tukar rupiah 9 ribu hingga 9.300 per dolar AS," ujar Agus.
Menkeu melanjutkan asumsi makro untuk harga minyak mentah Indonesia (ICP) sekitar 75 sampai 95 US dolar per barelnya. Dan lifting minyak berada dianatara 950 sampai 970 barel per hari.
Menkeu: 2012, Pertumbuhan Ekonomi 6,5- 6,9 persen
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Budi Prasetyo
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan