TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Bank Central Asia (BCA) Tbk menargetkan pertumbuhan jumlah transaksi dan nominal nasabah sebesar 25-30 persen untuk layanan BCA mobile.
Layanan yang baru diluncurkan hari ini tersebut diharapkan mendapat sambutan dari para nasabah. Saat ini BCA mobile bisa diakses melalui smartphone BlackBerry, dengan cara ini selain mempermudah aksesnya, nasabah juga bisa berhemat karena pelanggan BlackBerry tidak perlu keluar pulsa lagi dengan SMS. Selama ini BCA mobile dilakukan melalui SMS Banking.
Kepala Divisi Pengembangan Dana dan Jasa BCA, Ina Suwandi mengungkapkan, sebagian besar pengguna BlackBerry adalah nasabah BCA, karenanya hal itu dimanfaatkan bank swasta ini untuk memberikan layanan yang maksimal. "Ada sekitar empat juta pelanggan BlackBerry yang juga nasabah BCA. Sebanyak 2,3 juta menggunakan fasilitas mobile banking (m-BCA) dan sekitar 2,4 juta adalah pengguna internet banking (KlikBCA)," kata Ina dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (12/10/2011).
Disebutkannya hingga saat ini jumlah transaksi m-BCA mencapai 18 juta per bulan dengan nilai transaksi Rp 20 triliun setiap bulan. Sedangkan Klik-BCA saat ini mencapai 45 juta frekuensi transaksi dengan nilai Rp 30 triliun per bulan. "Target pertumbuhan akan mencapai 20-30 persen baik jumlah maupun nilai transaksinya," jelasnya.
Mengenai terlambatnya BCA membuat program BCA mobile melalui smartphone ini, Ina mengatakan, hal ini dilakukan karena pihaknya lebih mengutamakan keamanan dan keselamatan tabungan nasabah, sehingga butuh waktu untuk mempersiapkannya.
Baca tanpa iklan