News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

PT KAI Diminta Contoh British Airways

Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KRL Mania menilai jadwal keberangkatan KRL Jabodetabek masih tidak tepat waktu dan merugikan penumpang. Untuk memperbaiki hal tersebut, PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) diminta mencontoh manajemen British Airways dalam pengelolaan disiplin tepat waktu.

Hal ini disampaikan Jubir KRL Mania, Agam Fatchurrochman dalam rilis yang diterima Tribunnews.com, Senin (30/1/2012). Menurutnya menerapkan KPI dalam kerangka Balanced Score Card, yakni fokus pada ketepatan waktu dan peran Direktur Operasi KAI/KCJ, akan memperbaiki jadwal keberangkatan KRL yang suka ngaret.

"Cara British Airways bertahan dalam menghadapi persaingan industri penerbangan adalah mendesain KPI Direktur Operasi soal ketepatan waktu. British Airways mendesain sistem agar setiap keterlambatan atau pembatalan harus langsung dilaporkan kepadanya, dimana pun berada dan kapan pun," ujar Agam.

Dijelaskannya, jika KPI tidak terpenuhi, akan menyebabkan pengaruh pada KPI sekunder lainnya. Seperti terlambat akan menyebabkan berbagai biaya ekstra makanan, akomodasi penumpang, ketidakpuasan pelanggan dan beralih ke maskapai lain, menambah kebiasaan buruk karyawan karena sebelumnya keterlambatan selalu dimaafkan, dan memperburuk hubungan dengan mitra bisnis.

"Kami juga menginginkan ada perbaikan database gangguan perjalanan. Selama hampir dua bulan penerapan jalur lingkar, setiap harinya rata-rata terjadi gangguan 1,7 kali," imbuhnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini