Laporan Wartawan Kontan, Arif Wicaksono dan Muhammad Yazid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasar telepon selular (ponsel) tahun ini bakal kian ramai. Data sertifikasi ponsel yang dilansir Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Ditjen Postel Kemkominfo) mencatat, jumlah sertifikasi ponsel yang masuk ke Indonesia bulan Januari lalu mencapai 183 merek. Jumlah ini lebih tinggi 2,8 persen dari jumlah sertifikasi ponsel pada Desember 2011 yang hanya 178 merek.
Bahkan, hal ini juga diperkuat oleh data International Data Corp (IDC) yang mencatat pengapalan ponsel ke Indonesia tahun lalu mencapai 43 juta unit. "Jumlah ini akan terus bertambah tahun ini," ujar Sudev Bangah, Manajer Senior Riset IDC Asia Pacific, akhir pekan lalu.
Sayang, dia tidak merinci berapa jumlah pengiriman ponsel tahun ini. Yang jelas, "Layanan data dan broadband juga akan terus tumbuh terutama didorong oleh pertumbuhan bisnis dan perumahan,” ungkapnya.
Pasar ponsel yang cerah juga tercermin dari banyaknya produk baru di pasar. Lukman Susetio, Kepala Pemasaran PT Nokia Indonesia, sebelumnya menyatakan, pasar ponsel di Indonesia amat cemerlang. Dari 240 juta penduduk Indonesia, sebanyak 90 persen menenteng ponsel.
Melihat prospek pasar yang cerah, Nokia akan meluncurkan Lumia 800 dan Lumia 710. "Kami akan pasarkan 17 Februari," katanya.
Untuk memuluskan penjualan produk ini, Nokia telah mempersiapkan 12 gerai purna jual Nokia Lumia Store. “Ke-12 gerai ini merupakan toko Nokia yang sudah ada hanya penataannya saja yang kami rombak sesuai dengan tampilan Lumia 800 dan 710,” ungkapnya. 12 gerai Nokia Lumia Store tersebut mayoritas berada di wilayah Jakarta, Bekasi, Tangerang, Surabaya, dan Makassar.
Setelah melansir Lumia, Nokia pun siap meluncurkan produk baru, minimal satu produk baru setiap bulan. Untuk pemasaran, Nokia akan mengerahkan 38.000 gerai purna jual yang terdiri dari Nokia Store dan toko ponsel umum yang tersebar di pusat penjualan elektronik. "Tahun ini kami belum berencana menambah gerai baru tetapi akan memaksimalkan fasilitas penjualan dan layanan yang ada," ungkapnya.
Tak mau ketinggalan, PT HTC Indonesia juga siap mengeluarkan produk baru dalam rangka menyambut Mobile World Congress, Februari nanti di Spanyol. Sebelumnya, HTC baru melansir lima smartphone baru pada November-Desember 2011 lalu.
"Januari dan Februari ini, kami akan fokus dalam distribusi," ungkap Samudro Seto, Kepala Pemasaran Produk HTC Indonesia. Menurutnya, tahun ini HTC akan merilis lebih banyak produk baru ketimbang tahun lalu yang hanya merilis 10 varian baru.
HTC memasarkan produknya di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan. Tahun ini, HTC akan memperluas distribusi ke Indonesia Timur.
Baca tanpa iklan