TRIBUNNEWS.COM BEIJING – Menurut sebuah laporan perdagangan online terbesar di China Alibaba Group Holding Company, berencana meminjam US $ 3 miliar dari enam bank untuk membeli kembali saham Yahoo! miliknya .
Menurut Wall Street Journal akibat pemberitaan itu menyebabkan saham Alibaba Group di bursa Hong Kong, Alibaba.com Ltd., dihentikan dari perdagangan, pada hari ini. Dalam keterbukaan informasi kepada bursa, Alibaba.com mengatakan bahwa perusahaan berencana mengklarifikasi spekulasi terkait dengan transaksi yang melibatkan
Alibaba Group mengoperasikan perusahaan perdagangan online yang terdaftar di bursa Hong Kong, yakni Alibaba.com, serta situs belanja online terbesar di Cina, Taobao Marketplace dan Taobao Mall.
Untuk melonggarkan kas perusahaan, Yahoo! saat ini sedang "mengobral" saham kepada Alibaba Group. Juga kepada Yahoo! Jepang, perusahaan perdagangan publik yang memiliki Japanese Internet firm Softbank Corp sebagai pemegang saham terbesar lainnya. Pemegang saham Asia menaikkan mayoritas nilai pasar Yahoo! hari ini.
Langkah ini muncul karena Yahoo! pada hari Selasa lalu mengumumkan perombakan dewan, setelah direktur non-eksekutif, Roy Bostock, dan tiga lainnya mengatakan akan mengundurkan diri dari perusahaan akhir tahun ini.
Baca tanpa iklan