News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Amerika Boikot CPO Indonesia

AS Beri Kesempatan Indonesia Tingkatkan Standar CPO

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Anwar Sadat Guna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kelapa sawit mentah yang rencananya akan diekspor. Mulai 28 Januari 2012, CPO Indonesia diboikot AS karena dinilai tak ramah lingkungan. Namun terakhir, AS memperpanjang masa tersebut hingga Maret 2012

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fajar Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Amerika Serikat pada tanggal 28 Januari sebelumnya telah mengeluarkan keputusan untuk memboikot crude palm oil (CPO) dari Indonesia. Ternyata keputusan AS itu masih dalam tahap pertama.

Rencananya, Amerika akan memberi tenggang waktu, tak hanya kepada Indonesia, tapi kepada negara-negara yang mengimpor CPO pada tanggal 28 Maret mendatang. Negara-negara tersebut diminta untuk lebih memperhatikan kualitas dan standar produksi CPO atau minyak sawit mentah dan turunannya sebelum diekspor ke AS.

"Nanti akan dikaji lagi oleh Enviromental Protection Agency (EPA) pada 28 Maret, apakah kita layak mengimpor minyak kelapa sawit atau tidak," ujar Atase Pertanian Agrikultural Kedutaan Besar Amerika Serikat Untuk Indonesia, Denis Voboril, di Kementerian Pertanian, Senin (13/2/2012).

Rencananya setelah tanggal 28 Maret nanti, pihak AS akan mengkaji kembali dengan EPA untuk memutuskan negara mana saja yang CPO nya patut diimpor AS.

Indonesia sendiri masih punya kesempatan untuk mengkaji dan membuktikan kepada EPA kalau produksi bio diesel Indonesia sudah melebihi minimum standard.

"Keputusan tanggal 28 Maret nanti juga belum final, masih ada tahap ketiga lagi," pungkas Denis Voboril.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini