News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pembatasan Subsidi BBM

Organda: Masyarakat Akan Beralih ke Sepeda Motor

Penulis: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pengendara sepeda motor

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Organisasi Perusahaan Angkutan Bermotor di Jalan Raya (Organda) menyesalkan rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM jenis premiun atau bensin sebesar Rp 1.000 mulai 1 April mendatang.

Pengusaha sektor transportasi tidak dilindungi oleh efek kebijakan tersebut. Ketua umum Organda, Eksari Lorena Surbakti mengatakan, dirinya  menyesalkan rencana kenaikan BBM premium tersebut.

Menurutnya, sebelumnya Organda sudah lebih dari setahun ikut aktif dalam rapat-rapat tentang subsidi BBM yang mana Kementerian ESDM menjadi tuan rumah. Kebijakan itu juga akan semakin membuat masyarakat beralih ke sepeda motor dan memundurkan transportasi publik.

Menurutnya, kenaikan harga premiun bakal meningkatkan tarif angkutan umum, dan ini bakalan berimbas pada masyarakat yang tidak memilih naik angkutan umum lagi, karena tarifnya yang mahal.

"Saat ini angkutan umum hanya menggunakan 3 persen dari total kuota premium yang disubsidi atau mengambil subsidi Rp 6 triliun. Kami cukup menyesalkan kebijakan ini, ini sama saja membunuh transportasi umum," kata Eka Sari di Jakarta, Jumat (24/2/2012).

Seharusnya angkutan umum tetap mendapatkan BBM subsidi. Untuk memastikan subsidi jatuh di tangan angkutan umum, pemerintah bisa menunjuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang melayani khusus angkutan umum.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini