News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

3 Dekade Berjualan di Tengah Perubahan, Transformasi Nasi Liwet Mbak Laksmi

Penulis: Facundo Chrysnha Pradipha
Editor: Sri Juliati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SUDAH QRIS - Transaksi aman dan praktis, warung nasi liwet Mbak Laksmi menggunakan QRIS

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Tahun 1997 menjadi titik balik dalam kehidupan Laksmini. Saat itu, pabrik garmen tempat perempuan yang akrab disapa Laksmi tersebut bekerja tutup dan membuatnya kehilangan mata pencaharian.

Di usia yang masih produktif, ia harus mencari cara lain untuk menyambung hidup. Pilihannya kemudian jatuh pada satu kemampuan yang selama ini hanya menjadi kegemaran di rumah: memasak.

"Saat itu, saya teringat hobi memasak yang saya miliki," kata Laksmi saat ditemui di warungnya di shelter kuliner sisi barat Stadion Manahan Solo, Sabtu (16/5/2026).

Dari modal sederhana, ia mulai berjualan nasi liwet dan nasi gudeg di kawasan selatan Stadion Manahan. Lapaknya hanya berupa meja dan tenda yang dipasang menempel di pagar stadion.

Pembeli datang silih berganti. Ada yang sengaja mencari nasi liwet, ada pula yang sekadar mampir seusai berolahraga atau beraktivitas di sekitar Manahan.

Perlahan usaha tersebut berkembang. "Dulu saya hanya jual di depan area stadion, sekarang sudah jauh berkembang," ujarnya.

Hampir tiga dekade berlalu sejak pertama kali membuka lapak kaki lima. Kini Laksmi memiliki tiga warung yang tersebar di Manahan, Mangkubumen, dan Gonilan.

Perubahan besar berikutnya datang ketika pandemi Covid-19 melanda pada 2020.

Pembatasan aktivitas masyarakat membuat jumlah pelanggan yang datang langsung ke warung menurun. Situasi tersebut mendorong Laksmi mencari cara agar usahanya tetap berjalan.

Saat itulah ia mulai mempelajari layanan pemesanan makanan berbasis aplikasi.

Baca juga: Sepiring Tahu Kupat dan Kisah Pedagang Kecil Bertahan di Manahan

"Saya tidak mau kudet alias kurang update. Jadi saya belajar dan menyesuaikan diri ikuti perkembangan teknologi," tuturnya sambil tersenyum.

Adaptasi Kebiasaan

Bagi Laksmi yang saat itu sudah berusia tidak muda lagi, menggunakan aplikasi bukan perkara mudah. Ia mengaku sempat kebingungan memahami berbagai fitur yang tersedia.

Beruntung, sang anak membantu mengenalkan cara menerima pesanan, memproses transaksi, hingga menyiapkan makanan yang akan diambil pengemudi ojek online.

Sedikit demi sedikit ia mulai terbiasa.

INFO GRAFIS - Nasi Liwet Mbak Laksmi Solo (Tribunnews.com)
Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini