TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2012 akan mencapai 6,5 persen.
Bukan hanya pada semester I saja. Kelanjutan pertumbuhan ekonomi mencapai 6,5 persen juga akan tercapai pada triwulan II-2012 mendatang.
“Pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2012 diperkirakan mencapai 6,5 persen dan akan berlanjut pada triwulan II-2012 meskipun tidak setinggi pertumbuhan di triwulan I-2012.
"Pertumbuhan ekonomi didukung masih kuatnya permintaan domestik, khususnya konsumsi rumah tangga dan investasi,” demikian diutarakan kepala Biro Hubungan Masyarakat BI, Difi A. Johansyah, Jakarta, Kamis (8/3/2012), dalam rilisnya.
Sementara itu, pertumbuhan ekspor diprakirakan melambat seiring dengan perlambatan ekonomi global dan penurunan harga komoditas global non-energi.
Perkembangan ekonomi pada triwulan I dan II tersebut masih sejalan dengan prakiraan pertumbuhan ekonomi pada kisaran 6,3-6,7 persen untuk keseluruhan tahun 2012.
Penimbangan risiko menunjukkan pertumbuhan cenderung bias ke bawah baik karena dampak perekonomian global maupun rencana kebijakan Pemerintah di bidang energy.
Apabila tidak ditempuh langkah-langkah stimulus khususnya dari kebijakan fiskal di samping dari kebijakan moneter dan perbankan.
Baca tanpa iklan