TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jumlah base transceiver station (BTS) atau stasiun pemancar milik PT XL Axiata (XL) kini telah melebihi 30 ribu (2G/3G). Jumlah BTS sebanyak itu tersebar di seluruh provinsi di Indonesia (33 provinsi) sekaligus memenuhi harapan pemerintah dalam membangun jaringan telekomunikasi guna mendorong pemerataan pembangunan di pelosok daerah.
Menyambut pencapaian ini, XL menandainya dengan melakukan syukuran di lereng Merapi, Cangkringan, Sleman. Selain di lerang Merapi, acara yang sama juga diselenggarakan di Pekanbaru Riau, Legian Bali, Maros Sulawesi, dan Cipularang Purwakarta secara serempak, Rabu (11/4/2012).
Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi dengan tercapainya jumlah yang melebihi 30 ribu BTS tersebut, akan semakin menjamin luasnya cakupan layanan XL (wider coverage), kapasitas layanan yang semakin besar (bigger capacity), serta kualitas layanan yang lebih baik (better quality) sehingga masyarakat Indonesa akan semakin nyaman dalam melakukan aktifitas komunikasi.
Ketiga hal tersebut adalah syarat yang harus dilakukan XL mengingat jumlah pelanggan yang terus bertambah dan kini mencapai lebih dari 46,4 juta, juga karena meningkatnya permintaan pelanggan atas layanan data guna mendukung aktivitas mereka.
Untuk mengimplementasikan ketiga hal itu, dari tahun ke tahun, XL melakukan peningkatan kualitas jaringan. Di tahun 2012 XL telah menetapkan belanja modal sebesar Rp 7-8 triliun, di mana lebih dari 60 persennya akan khusus dialokasikan untuk mendukung bisnis layanan data termasuk untuk pengembangan infrastruktur jaringan.
Pengembangan infrastruktur ini perlu dilakukan di semua lapisan jaringan, mulai dari akses, backhaul, jaringan inti, juga backbone transmisi. Dari lebih 30 ribu BTS tersebut tersebar di Jawa (62 persen), Sumatera (20 persen) dan Kawasan Timur Indonesia (Kalimantan, Sulawesi, Maluku, & Papua) sebanyak 8,5 persen.
Menurut Hasnul, dari lebih 30 ribu TBS tersebut, 20 persen di antaranya adalah BTS 3G. Saat ini XL berfokus pada pengembangan cakupan, terutama jaringan 3G karena lebih efisien. Tahun 2011 lalu, dari lebih 6.000 BTS baru, sebanyak 36 persen adalah Node B untuk jaringan 3G. Dengan demikian hingga akhir tahun 2011, XL memiliki 4.910 Node B di seluruh Indonesia.
Untuk tahun 2012, XL berencana membangun lagi sekitar 6000 BTS baru, di mana sekitar 4.000 BTS di antaranya merupakan BTS 3G. Pembangunan jaringan 3G ini termasuk mencakup kota kecil dan bahkan pedesaan. Beberapa jaringan Node B XL di daerah tertentu akan menggunakan teknologi HSDPA sehingga bisa menyediakan akses internet cepat.
Baca tanpa iklan