News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Investasi Emas Masih Menarik Buat Jangka Panjang

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Medan, Fahrizal Fahmi Daulay

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Ada apa dengan kabar EMAS? Ya, kilau logam mulia ini serasa sudah menjadi salah satu dari bagian hidup masyarakat kita secara umum dalam hal menabung dan investasi. Tak redup kilau emas ini hingga di tahun 2011 lalu angka US$ 1920/toz atau sekitar US$ 61.73/gr sempat menjadi kabar 'hot' seantero jagat ini.

Menurut Azhar Fauzi Noor, Reseach and Education Monex Investindo Futures mengatakan, Selasa (17/7/2012) opini publik pada emas secara umum masih menyatakan naik dari sisi jangka panjang, namun realita di pasar yang berulang kali menggerogoti performa emas sempat menggoyahkan sebagian orang akan outlook emas kedepannya.

"Fakta yang melatarbelakangi hal ini dikarenakan ditundanya program Quantitative Easing seri III oleh Bernanke selaku ketua Fed. Merujuk hal itu benarkah emas dipengaruhi oleh kebijakan Negara adikuasa tersebut? Boleh jadi ya dan oleh karena itu, penurunan harga emas sejak Agustus 2011 lalu di level $ 1524/toz (US$ 49/gr) dengan persentase penurunan sudah mencapai 50 persen akan memberikan sinyal beli yang kuat dari tingkat ekstrim bearish dan biasanya terjadi pada saat sebagian orang awam akan tetap berfikir turunnya harga emas menjadi satu hal positif untuk membeli kembali," kata Fauzi.

Psikologi unik basic inilah yang sebenarnya tetap mempertahankan keyakinan publik akan performa emas dimasa yang akan datang. Dan diyakini di tahun-tahun depan dan dalam jangka pendek trend bullish akan lahir walau testimoni Bernanke akan QE3 tidak diluncurkan.

Baca Juga:


Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini