News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jakarta Bakal Punya Enam Ruas Jalan Tol Layang

Penulis: Srihandriatmo Malau
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Enam ruas jalan tol layang akan dibangun di Jakarta, pada periode 2013 hingga 2021. Pembangunan ruas jalan tol layang, tak lain untuk mengatasi persoalan kemacetan di Jakarta.

Rencananya, enam ruas jalan tol layang dibangun elevated di atas jalan tol yang sudah ada. Menurut Singgih Karyawan, ketua panitia lelang untuk enam ruas tol dalam Kota Jakarta, enam ruas jalan tol akan dibangun sepanjang 69,7 kilometer.

“Akan dilakukan secara bertahap. Kurun waktu 2013 hingga 2021,” ujarnya, Selasa (25/9/2012).

Pembangunan tahap pertama lebih diprioritaskan untuk ruas tol Semanan-Sunter dan Sunter-Pulogebang. Pembangunan akan dilakukan medio 2013 (sekitar Juli).

“Rencananya sampai 2016 sudah bisa beroperasi. Kami lihat ini lalu lintasnya lebih padat," ungkap Singgih.

Sedangkan untuk tahap kedua bakal dibangun  ruas tol Duri Pulo-Kampung Melayu, dan Kemayoran-Kampung Melayu. Pembangunan dijadwalkan mulai 2016 mendatang.

Proses konstruksi ruas tol tahap kedua ini akan memakan waktu dua tahun. Maka, ditargetkan ruas tol dapat mulai beroperasi pada 2018. Singgih memaparkan, ruas Tanah Abang-Ulujami serta Pasar Minggu-Casablanca akan menjadi tahap ketiga pembangunan.

Pembangunan tahap ketiga direncanakan mulai 2018. Sehingga, ditargetkan pada 2021  ruas tol sudah dapat beroperasi.

Jakarta Tollroad Development (JTD), yakni konsorsium dari PT Jakarta Propertindo, Pembangunan Jaya Group, PT Hutama Karya, PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), dan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), akan menjadi pemrakarsa pembangunan enam ruas jalan tol.

Singgih menjelaskan, pihaknya masih menanti surat keputusan (SK) yang belum ditandatangani oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto.

“Jika SK menteri untuk proyek sepanjang kurang lebih 69,7 kilometer sudah keluar, tahapan selanjutnya adalah persiapan penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT). Yaitu antara Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dengan pemegang konsesi, yakni JTD,” terangnya. (*)

BACA JUGA

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini