News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Mari Pagestu Targetkan 10 Juta Wisman di 2014

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dua wisatawan asal perancis yang ingin berwisata ke Kota Sabang melintas dikawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menargetkan 10 juta wisatawan mancanegara datang ke Indonesia pada 2014 mendatang. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Pangestu menyebutkan untuk wisatawan nusantara targetnya adalah 255 juta perjalanan dengan pengeluaran Rp 191,5 triliun.

"Kita berharap arsitektur dapat berperan disini karena wisatawan dalam memutuskan untuk datang ke Indonesia pasti akan memperhatikan kualitas hotel, resor, museum, dan galeri, termasuk unsur estetikanya. Dengan karya arsitektur yang dapat memenuhi ekspektasi mereka, maka diharapkan bukan hanya kuantitas, tapi juga kualitas wisatawan yang datang akan meningkat,” kata Mari Pangestu, Jakarta, Senin (29/10/2012).

Hal ini menurut Mantan Menteri Perdagangan ini sesuai dengan visi Kemenparekraf, arsitektur yang menjadi salah satu subsektor dari ekonomi kreatif akan diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup dan memberikan nilai tambah.

Lanjut dia, untuk mencapai tujuan tersebut ada tiga nilai yang akan dijadikan pedoman. Pertama, mendukung pertumbuhan ekonomi yang tinggi dengan tetap memperhatikan kondisi sosial dan budaya. Kemenparekraf akan mendukung berkembangnya arsitektur yang memperhatikan kearifan lokal dan budaya.

Kedua, memperhatikan keseimbangan antara lingkungan dan nilai budaya dan sosial sebagai inspirasi bagi insan kreatif. Kemenparekraf akan mendukung pengembangan karya arsitektur yang memperhatikan kondisi alam dan lingkungan di Indonesia misalnya dengan disain yang mampu beradaptasi dengan ancaman banjir dan gempa bumi.

Ketiga, mengedepankan konservasi lingkungan melalui karya arsitektur yang mengembangkan konsep arsitektur hijau (green architect), ramah lingkungan dan efisien.

Bagi ekonomi kreatif, Mari Elka tambahkan, bahwa kontribusi arsitektur sebagai salah satu dari 15 industri kreatif yang akan dikelola oleh Pemerintah, menunjukkan statistik yang menarik.

Adapun Nilai tambah yang dihasilkan tahun 2010 mencapai Rp19,9 triliun, sekitar 4,2 persen dari total industri kreatif. Dengan pertumbuhan 6,8 persen, kenaikan arsitektur merupakan tertinggi ke-4 dibandingkan seluruh industri kreatif.

Lebih lanjut Mari sebutkan sektor ini tercatat menyerap 36.659 tenaga kerja, juga tumbuh tertinggi dibanding sektor lain sebesar 17 persen.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini