News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Akhir Tahun, BI Rate Bertahan Pada Level 5,75 Persen

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Budi Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi suku bunga Bank Indonesia

TRIBUNNEWS.COM JAKARTA-- Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI), (11/12/2012) memutuskan kembali mempertahankan BI Rate sebesar 5,75%. Pasalnya, dinilai tingkat suku bunga pada level itu masih konsisten dengan tekanan inflasi yang rendah dan terkendali sesuai dengan sasaran inflasi tahun 2013 dan 2014, sebesar 4,5% ± 1%.

"Evaluasi terhadap kinerja tahun 2012 dan prospek tahun 2013-2014 secara umum menunjukkan bahwa perekonomian domestik tumbuh tetap baik dengan stabilitas yang terjaga," ungkap Kepala Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI Dody Budi Waluyo, Jakarta, Selassa (11/12/2012).

Lanjut dia, BI meyakini bahwa penerapan bauran kebijakan moneter dan makroprudensial serta dukungan koordinasi dengan Pemerintah akan mampu menjaga kestabilan ekonomi makro dan kesinambungan pertumbuhan ekonomi nasional.

Apalagi, imbuhnya, Dewan Gubernur mencatat bahwa perekonomian dunia tahun 2012 tumbuh lebih lambat dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi Eropa mengalami kontraksi terkait dengan berlarut-larutnya penyelesaian krisis di kawasan tersebut. Sementara itu, ekonomi AS tumbuh cukup baik meskipun dibayangi kekhawatiran terhadap ancaman jurang fiskal (fiscal cliff).

Di kawasan Asia, China dan India, sebagai mitra dagang utama Indonesia, juga mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi global yang melambat dan harga komoditas yang turun cukup tajam menyebabkan tekanan inflasi global menurun. Sejalan dengan itu, respons kebijakan negara-negara maju dan juga beberapa negara emerging markets secara umum masih cenderung akomodatif.

"Pada tahun 2013 dan 2014, Bank Indonesia memprakirakan ekonomi dunia akan tumbuh lebih tinggi dan harga komoditas dunia juga akan mengalami kenaikan," jelasnya.

Baca  Juga  :

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini