News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

KNKT: Papua Paling Banyak Kecelakaan Udara

Penulis: Muhammad Zulfikar
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Marsekal Muda TNI (Purn) Tatang Kurniadi (kiri), berdialog dengan Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Yurievich Galuzin seusai memberikan keterangan hasil investigasi jatuhnya pesawat Sukhoi PRJ-95B Registrasi 97004 dengan nomor penerbangan RA 36801 oleh KNKT, di Kantor KNKT Jakarta Pusat, Selasa (18/12). KNKT menyimpulkan kecelakaan pesawat Sukhoi yang jatuh di Gunung Salak pada 9 Mei 2012 dengan jumlah penumpang sebanyak 45 orang tersebut tidak ditemukan kerusakan sistem pesawat namun karena faktor pilot yang tidak mengindahkan peringatan dari sistem yang ada di kokpit pesawat dan pengalihan perhatian dengan percakapan yang tidak terkait dengan penerbangan serta belum adanya Minimum Safe Warning Sistem oleh Jakarta Radar di Kawasan Gunung Salak. ANGGA BN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) berhasil melakukan investigasi 140 kasus transportasi udara sepanjang 2007 hingga 2012. Dari 140 kecelakaan tersebut terbagi dua kategori yakni accident dan serious incident.

"Dari 140 kasus tersebut, terdiri dari 82 accident dan 58 serious Incident," ujar Tatang Kurniadi, Ketua KNKT, Jumat (28/12/2012).

Dari data investigasi 140 kasus tersebut, kecelakaan paling banyak terjadi di Papua yaitu sebanyak 25 kasus. "Ada tiga faktor penyebab dalam 140 kecelakaan yang telah diinvestigasi KNKT, yaitu human factor, teknis dan environtment," ujar Tatang.

Tatang menuturkan, dari 140 kasus tersebut, KNKT telah memberikan 357 rekomendasi kepada pihak-pihak yang terkait dengan moda transportasi udara. "Kami memberikan rekomendasi kepada Direktorat Perhubungan Udara, Operator, Bandara, Regulator negara lain, pabrik pesawat udara serta instansi lainnya," kata Tatang.

Tatang menjelaskan, untuk Rate of Accident (RoA) moda transportasi udara pada tahun ini terjadi penurunan dibanding tahun lalu. Pada 2011 RoA moda transportasi udara sebesar 4,22 persen, sementara pada 2012 turun menjadi 1,43 persen.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini