Ringkasan Berita:
- 27 BPD sepakat perkuat sinergi untuk dorong ekonomi daerah inklusif dan berkelanjutan lewat kolaborasi nasional
- Sinergi 27 BPD diperkuat untuk perluas akses keuangan dan dukung UMKM demi pemerataan ekonomi daerah
- Munas Asbanda tegaskan 27 BPD kolaborasi jadi motor ekonomi daerah yang inklusif, adaptif, dan kompetitif
TRIBUNNEWS.COM - Sebanyak 27 Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi sebagai langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Kesepakatan ini menjadi hasil utama dalam Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) ke-25 yang digelar di Surakarta.
Dalam forum tersebut, seluruh BPD sepakat bahwa kolaborasi yang lebih erat merupakan kunci untuk menghadapi tantangan industri keuangan sekaligus mengoptimalkan peran sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Baca juga: Asbanda Dorong BPD Lepas dari Peran Parking Fund, Diminta Jadi Motor Ekonomi Daerah
Sinergi tidak hanya dimaknai sebagai kerja sama formal, tetapi juga sebagai upaya menyatukan visi, strategi, dan langkah konkret agar BPD dapat bergerak sebagai satu kekuatan kolektif yang saling mendukung dan memperkuat.
Komitmen ini diwujudkan melalui peningkatan koordinasi antar-BPD, penguatan kemitraan dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan, serta pengembangan inovasi layanan keuangan yang lebih inklusif.
Melalui sinergi yang solid, BPD diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan, khususnya bagi sektor produktif seperti UMKM, yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
Baca juga: ASBANDA: Digitalisasi Layanan Bank Pembangunan Daerah Sangat PentingĀ
Selain itu, penguatan sinergi juga diarahkan untuk menciptakan skala ekonomi yang lebih besar, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat daya saing BPD di tengah dinamika industri keuangan yang semakin kompetitif.
BPD tidak lagi diposisikan sekadar sebagai lembaga penyalur dana, melainkan sebagai pengelola keuangan daerah yang strategis, penjaga stabilitas likuiditas, sekaligus akselerator pertumbuhan ekonomi regional.
Melalui kesepakatan ini, Asbanda mendorong transformasi BPD agar semakin adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Dengan langkah bersama yang terarah, 27 BPD optimistis dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam mendorong pemerataan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat fondasi ekonomi daerah di seluruh Indonesia. (*)
Baca tanpa iklan