News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Sofyan wanandi: Perusahaan Korsel Bakal Angkat Kaki dari Indonesia

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Ade Mayasanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sekjen Kementerian Keuangan Mulia P Nasution, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, dan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (API) Sofyan Wanandi, hadir pada diskusi membahas RUU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Jakarta Pusat, Selasa (19/7/2011). Muhaimin memaparkan, pemerintah ingin agar UU ini segera disahkan namun, untuk meleburkan 4 BUMN (PT Jamsostek, PT Asabri, PT Taspen, PT Askes) menjadi BPJS tidak serta merta dilakukan, butuh waktu untuk penyesuaian dan tahapannya. (tribunnews/herudin)

Laporan wartawan Tribunnews.com, Adiatmaputra Fajar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sofyan Wanandi mewanti-wanti pemerintah. Sebabnya, sejumlah perusahaan asal Korea berencana minggat dari Indonesia lantaran tak kuat membayar upah minimum provinsi (UMP).

"Jika penangguhan itu tidak diterima mereka (Perusahaan Korea) akan pergi," ujar Sofyan Wanandi saat ditemui Tribunnews.com di Jakarta, Minggu (27/1/2013).

Sebelum hengkang dari tanah air, para perusahaan Korea memberikan waktu untuk penangguhan perusahaan. Rencananya batas waktu yang diberikan perusahaan Korea hanya sampai akhir bulan Januari.

"Mereka memberi tenggat waktu sampai akhir bulan ini," ungkap Sofyan Wanandi

Perusahaan korea di Indonesia saat ini ada 800 perusahaan. Perusahaan Korea kebanyakan bergerak dibidang garmen dan sepatu. Mereka telah  mempekerjakan 600 ribu buruh. Investasi yang mereka tanamkan di Indonesia mencapai 500-600 juta dollar, Mereka domisili di Banten (sepatu) dan Jakarta (garmen).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini