News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pembangunan Jalan Tol Priok Terkendala Makam Mbah Priok

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Proyek pembangunan jalan tol di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (11/2/2013). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memprioritaskan pembangunan dua ruas tol dalam kota yang menghubungkan Pelabuhan Tanjung Priok dari enam ruas tol yang direncanakan dibangun di Jakarta. Hal itu untuk mempercepat arus logistik barang yang otomatis dapat menjadi jalur angkutan barang masuk ke tol dalam kota. KOMPAS IMAGES/ANDREAN KRISTIANTO

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pembangunan jalan tol menuju Pelabuhan Tanjung Priok dipastikan molor. Konstruksi jalan tol sepanjang 11,36 kilometer (km) itu terkendala makam Mbah Priok.

Bambang Nurhadi, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan Tanjung Priok Kementerian PU, mengatakan saat ini proyek jalan tol menuju Tanjung Priok sudah mencapai 70 persen. Sementara, pembebasan tanah seluas 52.586 meterpersegi sudah dilakukan.

"Pembebasan lahan yang terletak dalam seksi E2A Jampea-Simpang Jampea sudah membebaskan tanah sampai 70 persen," jelas Bambang.

Secara keseluruhan, proyek jalan tol menuju pelabuhan tanjung priok membutuhkan luas lahan sebesar 22.640 meterpersegi. Bambang pun mencari cara agar proyek jalan tol tersebut selesai tanpa mengganggu makam mbah Priok dan warga sekitar proyek jalan tol tersebut.

"Kita telah sepakat dengan PT Pelindo II soal nilai uang ganti rugi dan menggunakan nilai tanah sesuai dengan hasil apraisal," ungkap Bambang.

Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan jalan tol ini dibagi menjadi lima seksi yakni Seksi E1 Rorotan-Cilincing, Seksi E2 Cilincing-Jampea, Seksi E2A Jampea-Simpang Jampea, Seksi NS Link Simpang Jampea-Yos Sudarso dan Seksi NS Direct Ramp.

Saat ini, konstruksi Seksi E1 Rorotan-Cilincing sepanjang 3,4 km sudah rampung 100 persen dan sudah difungsikan tanpa tarif. Progres fisik per 14 Februari 2013 beberapa seksi yakni, Seksi E2 Cilincing-Jampea (2,74 km) mencapai 18,38 persen.

Seksi E2A Jampea-Simpang Jampea (1,92 km) sebesar 70 persen. Seksi NS Link Simpang Jampea-Yos Sudarso (2,24 km) mencapai 69,84 persen. Sedangkan Seksi NS Direct Ramp (1,1 km) masih dalam proses lelang.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini