News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Rupiah Diprediksi Melemah

Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas memilah valuta asing di Cash Center Bank Mandiri di Jakarta, Jumat (4/1/2013).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mengawali perdagangan di awal pekan, rupiah ditutup melemah dibandingkan akhir pekan lalu. Di pasar spot, pasangan USD/IDR naik 0,29 persen menjadi Rp 9.706. Kurs tengah dollar AS di Bank Indonesia (BI) juga menanjak 0,26 persen menjadi Rp 9.704.

Nurul Eti Nurbaeti, Head of Research Divisi Treasury mengatakan, tekanan terhadap rupiah dibayangi oleh sentimen negatif yang berasal dari pasar saham yang mengalami koreksi.

Dari eksternal, laju rupiah juga terhadang oleh penguatan dollar AS sejak Jumat (1/3). Dampak penguatan dollar AS tersebut baru terlihat pada perdagangan kemarin.

Hari ini, Nurul memprediksi, rupiah masih konsolidasi dengan kecenderungan melemah. Dari dalam negeri, pelaku pasar cenderung wait and see menantikan hasil rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang akan berlangsung Kamis, 7 Maret 2013. Ada potensi, bunga FasBi akan dinaikkan dan BI rate tetap di level 5,75 persen.

Nurul memprediksi, hari ini, USD/IDR akan bergerak di kisaran Rp 9.680-Rp 9.725. Hitungan Albertus Christian, analis Monex Investindo Futures, pairing USD/IDR akan bergerak di rentang Rp 9.685-Rp 9.745.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini