News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pengurangan Subsidi BBM

Pengusaha Siap Harga BBM Dinaikkan

Penulis: Arif Wicaksono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pengendara sepeda motor mengisi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi ke kendaraannya, di Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Umum (SPBU) 34.10102, Jalan KH Hasyim Ashari, Jakarta Pusat, Jumat (5/4/2013). Pemerintah berusaha merumuskan solusi pengendalian BBM bersubsidi, mengingat kuota bulanan untuk periode Januari-Maret sudah jebol 6 persen.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kebijakan pencabutan subsidi bahan bakar minyak (BBM), akan memberikan tekanan karena menaikkan inflasi.

Namun, pengusaha sudah siap dengan berbagai kemungkinan buruk atas naiknya kebijakan tersebut.

Erwin Aksa, CEO Bosowa Group dan Ketua Dewan Pertimbangan HIPMI, meminta pemerintah segera melaksanakan kebijakan tersebut. Menurutnya, pengusaha sudah siap dengan berbagai tekanan yang akan timbul.

"Satu harga dan dua harga, kami sudah siap. Masalahnya, kapan pemerintah berani melakukannya? Saya berharap pemerintah sudah siap menghadapi penolakan dan tekanan terhadap dampak menaikkan BBM," tutur Erwin di Jakarta, Kamis (18/4/2013).

Dunia usaha, lanjutnya, bisa bertahan dengan kenaikan BBM, serta sudah siap dengan berbagai konsekuensi, selama kebijakan pencabutan subsidi BBM dilakukan dengan baik.

Yang patut diperhatikan, papar Erwin, adalah persoalan tata niaga, baik masalah supply-demand, maupun tata niaga pengawasan terhadap BBM, jika menggunakan mekanisme dua harga.

"Mekanisme itu penting agar tidak terjadi kebocoran. Saya harap, pemerintah bisa menyiapakan cara terbaik dalam mengatasi hal ini," harapnya. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini