News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

IHSG Bisa Lanjutkan Penguatan di 5.100

Penulis: Arif Wicaksono
Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pialang saham seusai perdagangan di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Dalam perdagangan penutupan pekan lalu, Jumat (17/5/2013) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  menyentuh level 5.162,38, level tertingginya, dan menyentuh level 5.075,02, level terendahnya dan berakhir di level 5145,68 atau naik 67,005 poin atau 1,32 persen.

Adanya penguatan tersebut membawa IHSG kembali sentuh  new high record . Selain itu, kembalinya asing mencatatkan nett buy turut membantu pencapaian tersebut. Reza Priyambada, Analis Trust Securitas, mengatakan, menghijaunya indeks saham Asia selain HSI dan KOSPI mampu menghalau perkiraan melemahnya IHSG.

"Menghijaunya  bursa saham Asia mampu menghalau laju zona euro pun juga sedang dalam laju pelemahannya setelah rilis sejumlah data- data ekonomi di wilayah zona euro yang tidak begitu baik," katanya.

Ia melanjutkan Indeks saham Asia menguat kecuali HSI dan KOSPI yang libur dimana ditopang laju positif bursa saham Jepang setelah rilis laporan yang mengatakan PM Shinzo Abe (SA) akan berencana mendorong peningkatan
capital spending  bagi emiten-emiten  leasing (pembiayaan).

Tidak hanya itu, strategi pertumbuhan dari SA juga akan mencakup peningkatan industri pertanian dan ekspor infrastruktur dengan nilai sekitar 30 triliun yen hingga tahun 2020.

Selain itu, indeks saham China, non HSI, alami penguatan seiring dengan anggapan pemerintahnya yang tidak akan menekankan pembatasan properti seiring dengan masih lemahnya pertumbuhan ekonomi.

Bursa saham Eropa berbalik positif di tengah tidak adanya data yang dirilis. Penguatan lebih dipicu imbas kenaikan bursa saham Asia dan rilis data AS yang dinilai cukup positif.

Saham-saham produsen otomotif mengalami kenaikan setelah rilis laporan penjualan kendaraan di zona Euro mengalami kenaikan di bulan April. Di sisi lain, Otoritas Perbankan Eropa menunda melakukan  stress-test pada perbankan sehingga memungkinkan ECB melakukan sendiri  review terhadap kualitas aset dari perbankan tersebut. Pelaku pasar pun meresponnya positif.

Bursa saham AS kembali menguat dengan dirilisnya kenaikan data  Consumer Sentiment Michigan  dan CB Leading Indicator  di atas estimasi. Di sisi lain, bersamaan dengan rilis data tersebut, indeks volatilitas (VIX) menunjukkan penurunan yang menandakan volatilitas pasar tidak terlalu berfluktuatif.

Rilis data-data tersebut setidaknya mampu membungkam pelemahan data-data sebelumnya dimana tingkat klaim pengangguran naik, pembangunan rumah baru turun, serta komentar penarikan stimulus dari Kepala The Fed San Fransisco, John Williams, dan Kepala The Fed Philadelphia, Charles Plosser.

Melihat banyaknya sentimen positif maka Pada perdagangan Senin (20/5) diperkirakan IHSG akan berada pada  support 5062-5086 dan  resistance 5.155-5.183.

Teknisnya, berpola menyerupai  bullish engulfing  sentuh upper bollinger bands  (UBB). MACD mencoba naik dengan histogram positif yang lebih panjang. RSI, William's %R, dan Stochastic kembali mencoba  upreversal ke area  overbought. "Laju IHSG yang diluar perkiraan para analis mampu melewati target resisten kedua kami (5.120)," katanya

Dari chart yang terbentuk mengindikasikan besarnya daya dorongan beli ketimbang tekanan jual maka seharusnya pencapaian ini akan bertahan di zona hijaunya jika tidak langsung dimanfaatkan untuk  profit taking karena kurang kondusifnya kondisi bursa saham global.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini