News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Mobil Murah Pakai Pertamax, Pertamina Bersyukur

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dari kiri, Presdir PT Astra Internasional Daihatsu, Sudirman, CEO PT Astra Internasional Daihatsu, Djoni Bunarto Tjondro, dan Senior Executive Direktur PT Astra Internasional Daihatsu, Takashi Nomoto berpose di depan mobil Daihatsu Ayla saat peluncuran di Jakarta Pusat, Senin (9/9/2013). Peluncuran kendaraan bermotor roda empat hemat energi dan harga terjangkau (KBH2) ini menggunakan komponen lokal sebanyak 84 persen dan teknologi ECO. Daihatsu Ayla memiliki enam varian yaitu D MT, D+MT, M MT/AT, X MT/AT dengan kisaran harga mulai dari Rp 76 juta hingga Rp 106 juta. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) bisa bernafas lega. Sebab, kekhawatiran perseroan tentang jebolnya kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi akibat kemunculan mobil murah tidak akan terjadi.

Pasalnya, salah satu syarat yang diharuskan pemerintah untuk penggunaan mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC) yaitu menggunakan BBM non subsidi.

"Kalau memang ada kebijakan itu akan sangat baik," ujar Ali Mundakir, Juru Bicara Pertamina, Jumat (13/9/2013).

Ali menegaskan, Pertamina pun akan lebih giat dalam membantu menyukseskan program mobil LCGC tersebut. Salah satu cara yang dilakukan Pertamina adalah siap memberikan pasokan BBM non subsidi bagi pengguna mobil LCGC.

"Ini membuat Pertamina semakin aktif meningkatkan pelayanan," ungkap Ali.

Ali menambahkan, harga Pertamax yang dijual di semua SPBU Pertamina tidak bergantung kepada jumlah konsumsi. Dalam hal ini Pertamax dan BBM non subsidi jenis lainnya melihat patokan harga dari Indonesian Crude Price (ICP/ harga minyak dunia rata-rata).

"Harga Pertamax tidak terkait dengan tingginya permintaan atau rendahnya permintaan. Tapi terkait harga minyak internasional," papar Ali.

Sebelumnya diberitakan tribunnews.com, harga mobil LCGC dijual dari Rp 75 sampai Rp 90 juta. Menteri Perindustrian MS Hidayat menjelaskan jika mobil LCGC masih menggunakan Premium, dalam kurun waktu dua tahun mesinnya akan rusak.

"Sebagai mobil baru kalau kamu pakai premium, dua tahun juga rusak," ujar MS Hidayat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini