News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

CCFI Ajak Telkom Sediakan Internet Murah di Perpustakaan

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Rendy Sadikin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pengguna Internet: Sejumlah pekerja memasang logo PTTelkom Indonesia di jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jateng, Senin (4/11/2013). PT Telkom Indonesia regional Jateng-DIY akan aktifkan kembali nasabah yang sudah lama tertidur karena semakin bekembangnya teknologi telepon seluler. Dengan mengaktifkan nasabah tersebut akan meningkatkan penggunaan internet speedy. (Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyatakan, pengguna internet Indonesia baru mencapai 71,19 juta pada akhir 2013. Angka ini hanya naik 13 persen dibanding 2012 yang sekitar 63 juta pengguna. Harga layanan internet kabel atau fixed broadband yang mahal dan tidak merata masih menjadi hambatan penetrasi internet di Tanah Air.

Ketua Umum APJII Semuel A Pangerapan mengatakan, saat ini penetrasi internet baru mencapai 28 persen dari total penduduk Indonesia yang sebanyak 248 juta. Padahal dalam tuntutan Millenium Development Goals (MDGs) yang disepakati oleh International Telecom Union (ITU), 50 persen penduduk Indonesia harus terhubung internet pada 2015.

Menyadari pentingnya teknologi informasi di perpustakaan dan untuk mendorong pengembangan layanan internet murah bagi pendidikan, Coca-cola Foundation Indonesia (CCFI) menggandeng PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TELKOM) dalam rangka memberikan akses internet bagi perpustakaan di daerah yang menjadi mitra PerpuSeru.

"Kami sendiri sudah lama berkomitmen mendukung pengembangan perpustakaan berbasis teknologi informasi agar menjadi pusat belajar bagi masyarakat melalui program PerpuSeru," ujar Wakil Ketua Pelaksana CCFI Triyono Priyosoesilo, Selasa(1/4/2013).

Menurutnya, Perpuseru merupakan program hasil kerja sama Coca Cola Foundation Indonesia (CCFI) dengan Bill and Melinda Gates Foundation (BMGF) yang diluncurkan pada 2011. Perpuseru kini telah menjangkau 34 perpustakaan di 16 provinsi di Indonesia lewat penyediaan akses komputer dan internet, pelatihan pustakawan, serta advokasi dan kemitraan.

"Perpuseru memiliki satu visi utama, yaitu membuka mata masyarakat atas peran dan kemampuan perpustakaan dalam membantu meningkatkan kualitas hidup komunitas di sekitarnya khususnya kelompok perempuan, pemuda, dan usaha mikro," sambungnya.

Program yang dijalankan CCFI ini, sejalan dengan program Indischool yang tengah dilakukan Telkom. Program itu mendukung pengembangan layanan internet murah bagi dunia pendidikan. Karenanya BUMN telekomunikasi ini tertarik untuk berkontribusi dalam penyediaan akses internet di perpustakaan umum mitra PerpuSeru.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini