News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Diakuisisi Bank Mandiri, Saham BTN Naik Drastis

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas melayani nasabah di banking hall salah satu kantor cabang Bank Tabungan Negara (BTN) di Jakarta Pusat, Senin (13/5/2013). PT Bank Tabungan Negara Tbk (Persero) mencatat laba bersih perusahaan sepanjang tiga bulan pertama 2013 mencapai Rp 334 miliar atau naik tipis 6,7 persen dibandingkan periode yang sama 2012 sebesar Rp 313 miliar. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  PT Bank Mandiri Tbk akhirnya berhasil mengambil alih saham PT Bank Tabungan Negara Tbk dari pemerintah. Bank Mandiri ditunjuk oleh Kementerian BUMN untuk mengakuisisi BTN.

Seorang pejabat di lingkungan Kementerian BUMN menyebutkan, sebelumnya pemerintah telah memilih Bank Mandiri dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk sebagai kandidat pembeli BTN.

"Namun proposal dari Bank Mandiri lebih menarik, sehingga dipilihlah Mandiri untuk membawahi BTN. Pemilihan bank ini memang tergantung dari penawaran yang diajukan," ujarnya Rabu (16/4/2014).

Seiring dengan kabar akuisisi tersebut, saham BTN dengan kode BBTN pada siang hari ini "terbang". Pada pukul 11.24 WIB, saham bank ini berada di posisi Rp 1.395 per saham atau naik 9,84 persen dari penutupan kemarin Rp 1.270 per saham.

Sebelumnya, Budi Gunadi Sadikin, Direktur Utama Bank Mandiri saat dikonfirmasi tidak menyangkal ataupun membenarkan.

"Kami sedang menunggu arah pemegang saham terlebih dahulu," ujar dia.

Sumber menyebutkan tawaran yang dimaksud di antaranya mencakup struktur pendanaan untuk menopang permodalan BTN setelah diambil alih. Namun, dia tidak merinci mengenai tawaran lain yang diajukan oleh Mandiri dan BRI.

Rencananya, kelanjutan akuisisi BTN oleh Bank Mandiri akan ditentukan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) BTN dan Mandiri pada Mei nanti. Dalam hal ini, keputusan akan ditentukan oleh pemegang saham minoritas.

Selain itu, akuisisi tersebut harus mendapatkan restu dari komite privatisasi. Meskipun dicaplok oleh sesama bank BUMN, pengalihan saham tersebut masuk kategori privatisasi. Saat ini, pemerintah menguasai sekitar 60 persen saham di BTN.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini