News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Daftar Pendiri Startup yang Pertahankan Pertumbuhan Tinggi di Tengah Dinamika Global

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PERUSAHAAN RINTISAN - 13 perusahaan dan 23 founder dari Indonesia dan Singapura yang dinilai berhasil mempertahankan pertumbuhan tinggi serta ketangguhan dalam menghadapi dinamika global.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  — Endeavor Indonesia, komunitas global dari, oleh, dan untuk para wirausaha berdampak tinggi (high-impact entrepreneurs), baru-baru ini mengumumkan daftar Endeavor Outliers 2026.

Mereka terdiri dari 13 perusahaan dan 23 founder dari Indonesia dan Singapura yang dinilai berhasil mempertahankan pertumbuhan tinggi serta ketangguhan dalam menghadapi dinamika global.

Endeavor Outliers merupakan kelompok founder terpilih yang secara konsisten mampu menunjukkan kinerja unggul dalam skala dan pertumbuhan, sekaligus mampu melewati titik-titik krusial dalam siklus bisnis mereka, mulai dari fase ekspansi cepat hingga penyesuaian strategi di tengah tekanan pasar.

Baca juga: Jembatani Inovasi dan Korporasi, MDI Ventures Perketat Standar Tata Kelola Startup

Para founder yang terpilih sebagai Endeavor Outliers 2026 dari Indonesia dan kawasan adalah:

  • Edward Tirtanata & James Prananto — Kopi Kenangan
  • Umang Rustagi & Akshay Garg — Kredivo
  • Tubagus Syailendra & Ashab Alkahfi — Chickin
  • Vince Iswara — DANA
  • Harshet Lunani — Qoala
  • Aaron Tan — Carro
  • Siu Rui Quek — Carousell
  • Vincent Tjendra, Jessica Stephanie Jap, Marcella Moniaga — ASTRO
  • Peter De Caluwe — Thunes
  • Henry Chan,  — ShopBack
  • Jefferson Lanjie Chen — Advance Intelligence Group
  • Natasha Ardiani — DurianPay
  • Achmad Zaky — Bukalapak
  • Aldi Haryopratomo — GoPay

Mereka yang termasuk kategori Outliers meliputi Early Breakout (dengan total revenue berkisar 30–50 juta dolar AS), Scaling Up (dengan revenue 50–100 juta dolar AS), Scaled & Growing (dengan revenue 100 juta dolar AS lebih) dan Multipliers (500 juta dolar AS lebih exit).

Managing Director Endeavor Indonesia Monika Rudijono bilang, para Outliers mewakili 10 persen perusahaan dengan performa terbaik dari jaringan global Endeavor yang terdiri dari lebih dari 3.000 entrepreneur di lebih dari 50 negara di seluruh dunia berdasarkan skala bisnis, kemampuan founder dalam menavigasi ketidakpastian, mengelola risiko, serta kemampuan membangun perusahaan yang berkelanjutan.

Monika mengatakan, para Outliers dari Indonesia menjadi pengingat bahwa membangun bisnis berskala besar turut ditentukan oleh keberanian para founder dan koneksi mentor yang diberikan Endeavor ke lebih dari 2000 mentor di seluruh dunia untuk terus melangkah di momen-momen krusial.

Dia menjelaskan, Outliers 2026 secara global mencakup 238 perusahaan, termasuk 93 unicorn dan 5 decacorn, dengan total pendanaan mencapai lebih dari 31 miliar dolar dalam tiga tahun terakhir.

Hal ini menunjukan bahwa kelompok ini memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital lintas pasar.

Dari Pertumbuhan ke Ketahanan

Dia menambahkan, ekosistem startup Indonesia terus menunjukkan ketahanan dan potensi pertumbuhan jangka panjang. Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah startup terbesar di dunia, dengan lebih dari 3.100 startup aktif, menegaskan posisinya sebagai kekuatan utama ekonomi digital global.

Meskipun pendanaan mengalami penyesuaian dalam beberapa tahun terakhir, tren ini mencerminkan pergeseran menuju ekosistem yang lebih sehat dan berkelanjutan, dengan fokus pada efisiensi, profitabilitas, dan fundamental bisnis yang kuat.

Didukung oleh pasar domestik yang besar dengan 270 juta populasi dan kelas menengah yang terus berkembang, Indonesia memiliki pondasi kuat untuk melahirkan perusahaan teknologi berskala global.

“Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil di atas 5 persen dan proyeksi yang terus meningkat, tahun 2026 menjadi momentum penting bagi startup dan bisnis di Indonesia untuk kembali bertumbuh, memperkuat fundamental, dan mempercepat skala mereka," ungkap Monika.

 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini