News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Hindari Tempatkan Dana Terlalu Besar di E-Money

Editor: Fajar Anjungroso
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kepala Regional II OJK Jawa Barat, Anggar B Nuraini (kedua kiri) didampingi Direktur Institutional Banking Bank Mandiri, Abdul Rachman (kiri) dipasangi gelang e-money di stan Bank Mandiri sebelum dimulainya Seminar Edukasi Literasi Keuangan di Unpad, Jalan Dipati Ukur, Kota Bandung, Jumat (14/2/2014). Bank Mandiri bersinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar seminar dan pameran edukasi keuangan ini untuk meningkatkan jumlah masyarakat dengan tingkat literasi keuangan tinggi (well-literate). TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mengingatkan masyarakat uang elektronik terdiri dari dua jenis, yaitu yang registered dan unregistered. Masing-masing ada kelebihan, dan risiko.

"Salah satu tips aman menggunakan uang elektronik adalah rawatlah penyimpanan e-money dengan baik, tentu saja di tempatnya apakah di ponsel atau di kartu," kata Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI, Rosmaya Hadi, Kamis (17/4/2014).

Kedua, lanjut Rosmaya, disarankan masyarakat meregistrasikan uang elektroniknya. Banyak kelebihan uang elektronik yang registered dibanding yang unregistered. "Bisa transfer, aman juga karena terdaftar," sambungnya.

Dia mengingatkan, ada perbedaan mendasar di antara kedua jenis uang elektronik itu. "Unregistered begitu hilang ya hilang seperti uang biasa. Kalau registered tentu kita bisa mengeblok," kata Rosmaya.

Terlepas dari itu, uang elektronik bermanfaat sebagai perencana keuangan. Banyak aktivitas transaksi yang dilakukan dalam nominal kecil, namun sering. "Itu (uang elektronik) bagus sekali sebagai financial planner," ujarnya.

Sebagai informasi, nilai uang elektronik registered yang bisa disimpan paling banyak Rp 5 juta, sedangkan, nilai uang elektronik unregistered dibawah itu.

Lantas, berapakah idealnya uang elektronik yang ada di kantong Anda? Rosmaya mengatakan, uang elektronik tidak perlu terlalu besar nilainya. Menurutnya, Rp 1 juta cukup, untuk kebutuhan transportasi sebulan, dan belanja di minimaket.

"Saya lihatnya enggak usah besar-besarlah di uang elektronik. Kalau mau diendapkan dan besar ya lebih baik nabung. Karena uang elektronik bukanlah untuk simpanan," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini