News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

HSBC Sediakan Sistem Efisiensi Pencatatan Piutang

Penulis: Arif Wicaksono
Editor: Rendy Sadikin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bank raksasa HSBC menyatakan akan memberhentikan 25 ribu pegawai sampai tahun 2013 dan menutup operasi di 20 negara untuk menghemat miliaran dolar.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Global Payment and Cash Management HSBC Indonesia memberikan sosialisasi rekonsialisasi piutang kepada pelanggan korporasi dalam meningkatkan modal kerja. Solusi ini akan mempersingkat proses pembayaran dengan mempersingkat informasi rincian piutang terkait.

Head of Global Payments and Cash Management HSBC Indonesia, Herani Hermawan, mengatakan proses ini akan memotong ketidakefisienan dari manajemen kontrol dalam informasi piutang yang dibayarkan. Hal yang semakin sulit ketika banyak perusahaan yang harus melakukan invoice atau pembiayaan.

"Melalui cara ini, kami melakukan manajemen kontrol piutang dan mempermudah jika ada perusahaan yang mempunyai banyak pelanggan yang membayar piutangnya secara berkala dalam jangka pendek, jadi dibayarkan secara berkelompok, tidak sendiri-sendiri," katanya di Jakarta, Kamis (11/9/2014).

Dia mengatakan bahwa proses ini sudah melibatkan masukan dari berbagai diskusi dengan berbagai korporasi di industri Fast Moving Consumer Goods (FMCG), ritel, distributor dan asuransi. Dari di antara industri tersebut, yang paling berpengaruh adalah industri FMCG.

"Cara kami menghemat biaya invoice melalui perusahaan industri consumer goods, melalui cara ini kami akan menghemat mekanisme invoice yang biasanya bertumpuk-tumpuk, sehingga menjadi lebih ringkas," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini