News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemerintahan Jokowi Harus Bisa Tekan Inflasi Hingga 2 Persen

Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur DKI Jakarta yang juga Presiden terpilih Joko Widodo (kanan) bersama Dirut PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II (Persero) Richard Joost Lino (kanan) di atas sebuah kapal Pilot Boat yang berlayar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (23/9/2014). Joko Widodo menyambangi Pelabuhan Tanjung Priok untuk meninjau proses pembangunan dan perluasan pelabuhan khususnya Pelabuhan Kalibaru dalam kaitannya dengan rencana implementasi program Tol Laut. (Warta Kota/Henry Lopulalan)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintahan baru di bawah Presiden dan Wakil Presiden Terpilih, Joko Widodo dan Jusuf Kalla, punya pekerjaan rumah penting yang harus diselesaikan. Salah satunya, memelihara inflasi hingga mencapai dua persen.

Wakil Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro menyatakan, inflasi harus dipelihara relatif rendah sekitar kurang dari 5 persen. Bahkan, Malaysia dan Thailand bisa mencapai 2 persen.

"Kita harus membuat inflasi kita jadi 2 atau 3 persen. Karena, inflasi sangat penting untuk membuat pertumbuhan kita relatif stabil," ujarnya di Jakarta, Selasa (23/9/2014).

Selain menjaga inflasi, Bambang juga menyebutkan bahwa Indonesia harus memantau defisit. Defisit neraca berjalan dan defisit anggaran merupakan dua hal penting dalam pemerintahan mendatang.

"Defisit neraca berjalan harus dikurangi. Tapi tentu ini lebih mudah diucapkan ketimbang dijalankan. Indonesia harus meningkatkan ekspor dan menekan impor. Kedua, defisit anggaran. Kita beruntung punya hukum yang membatasi sampai tiga persen. Tapi, kalu mendekati itu, sudah butuh banyak financing," pungkasnya.(Tabita Diela)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini