News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Hingga Akhir Februari, Harga BBM Dipastikan Tak Berubah

Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas mengisikan bahan bakan minyak jenis Premium ke tanki mobil konsumen di SPBU Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (15/1/2015). Pemerintah akan menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium dan solar dalam waktu dekat. Berencana menurunkannya menjadi Rp 6.400-6.500 per liter. WARTA KOTA / ANGGA BHAGYA NUGRAHA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada pertengahan bulan ini tidak mengalami perubahan.

“Rapat di Kemenko kemarin sudah diputuskan kita akan stay pada harga sekarang,” kata Sudirman di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (17/2/2015).

Lebih lanjut dia bilang, jika ada laba jual maka kelebihan atau keuntungan tersebut akan dijadikan cadangan untuk membangun cadangan penyangga.

Sayangnya, saat dikonfimasi mengenai kelebihan tersebut, Sudirman menegaskan pihaknya belum tahu adakah laba jual. “Karena setiap bulan akan direkonsiliasi. Dari rekomendasi Komisi VII DPR-RI, kalau (harga minyak) turun (BBM) akan diturunkan. Tapi kemudian ada catatan mekanismenya akan diserahkan ke pemerintah,” jelas Sudirman.

Pantauan Kompas.com, akhir pekan lalu, di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sunter, Jakarta Utara, harga premium menetap Rp 6.700 per liter, sementara harga solar masih bertengger di Rp 6.400 per liter.

Untuk diketahui, awal bulan ini harga kedua jenis BBM tersebut juga tidak mengalami perubahan, setelah pada 16 Januari 2015 turun harga menjadi Rp 6.700 per liter untuk premium dan Rp 6.400 untuk solar. Adapun harga premium penugasan (di luar Jawa, Madura, dan Bali) dibanderol Rp 6.600 per liter. Sedangkan, harga premium di Bali tercatat paling mahal Rp 7.000 per liter.(Estu Suryowati)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini