News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jasa Konstruksi Siap Hadapi MEA 2015

Editor: Budi Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI :Pekerja merangkai besi beton di proyek pembangunan jalan layang Simpang Tak Sebidang (STS) Permata Hijau di kawasan Patal Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2015). Pembangunan jalan layang ini merupakan program Pemprov DKI untuk mengurai kemacetan dan meminimalkan potensi kecelakaan di perlintasan kereta api yang berada di kawasan itu. WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA - Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) dan Ikatan Nasional Tenaga Ahli Indonesia (INTAKINDO) siap menghadapi MEA 2015 dengan meningkatkan Sumbet Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

Dr. Ir. Masrianto, MT Kepala Pusat Pembinaan Kompetensi dan Pelatihan Konstruksi mengatakan, syarat level ahli muda ialah mampu menyelesaikan tugas berlingkup luas dan kasus spesifik, mampu menunjukkan kinerja dengan mutu dan kuantitas yang terukur.

"Pada syarat level umum, harus bisa mempertanggungjwabkan dibidang kerjanya dan harus bisa diberi tanggung jawab," jelas Masrianto dalam seminar nasional dalam rangka memperingati Dies Natalis Universitas Narotama ke-34, dengan tema Peluang dan tantangan Ahli Konstruksi di Era Pasar Bebas ASEAN, Sabtu (28/2/2015).

Selain itu, ia juga menekankan pada peningkatan kualitas sertifikasi tenaga kerja ahli dalam bidang konstruksi untuk tingkat nasional. Untuk tingkat ASEAN harus memperbanyak SDM profesi.

"Perlunya peningkatan sertifikasi itu agar SDM yang bersangkutan siap bekerja di sepuluh negara tingkat ASEAN, yaitu Singapura, Malaysia, Myanmar, Thailand, Vietnam, Indonesia, Kamboja, Filipina, Brunei dan Laos," ujarnya ketika diwawancarai.

Masrianto menambahkan, kesiapan untuk mengirim tenaga ahli ke sepuluh negara, diakuinya dalam regristrasi tingkat engeenering secara kuantitas terbanyak di Asia.

"Kalau dikaitkan dengan jumlah penduduk di Indonesia, memang masih di bawah negara lain, tapi kita sama-sama untuk terus menambah tanaga kerja ahli di bulan Mei nanti," terangnya. (sany eka putri/sun)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini