News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Stok Kurang, Harga Buah Impor Semakin Mahal

Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BATASI BUAH IMPORT- Membanjirnya bua-buahan impor di pasaran sangat menggangu petani-petani buah nasional. Mereka berharap pada Menteri Perdagangan RI yang baru, Muhammad Luthfi, dapat mengurangi derasnya impor hortikultura di Indonesia. (Warta Kota/adhy kelana/kla)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Harga buah dan sayuran impor kian mahal. Selain karena depresiasi mata uang Rupiah terhadap Dollar, harga buah kian mahal karena stock makin menipis. Sementara hasil panen buah dan sayuran dari negara importir juga belum datang.

Buah-buahan impor yang mengalami kenaikan harga antara lain jeruk, anggur dan pir. Ketiga buah tersebut rata-rata mengalami kenaikan 20 persen dari harga normal.

Saat ini tiga negara yang mengekspor buah ke Indonesia adalah Thailand, Tiongkok dan Amerika Serikat. Buah yang datang dari Thailand ke Indonesia adalah lengkeng dan durian. Sementara buah asal Tiongkok yang mendominasi adalah buah jeruk dan buah pir. Lalu buah asal Amerika Serikat adalah buah anggur dan apel.

Khafid Sirotuddin, Ketua Asosiasi Eksportir dan Importir Buah dan Sayur Segar Indonesia (Aseibssindo) mengatakan, sejak pertengahan tahun lalu sampai April ini tidak ada tanda-tanda harga buah impor bakal lebih murah. Setiap barang datang, paling tidak kenaikan harganya bisa mencapai Rp 150 per kilogram (per kg) setiap hari.

Sementara importir juga kesulitan untuk mendatangkan buah impor asal Tiongkok, karena belum panen. "Akibatnya, kami membeli dengan kualitas yang tidak bagus. Karena harus memenuhi kuota impor yang diajukan pada awal tahun," kata Khafid, Rabu (22/4).(Mona Tobing)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini