News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemerintah Minta BUMN Infrastruktur Pakai Dana Sehemat Mungkin

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dengan adanya pelemahan pertumbuhan ekonomi sampai kuartal II 2015, banyak pihak perbankan dan lembaga jasa keuangan merevisi target penyaluran kreditnya.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menghimbau agar seluruh perusahaan BUMN bisa menghemat anggaran yang sudah ditetapkan. Salah satu caranya menggunakan suntikan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) dengan baik.

"Pemerintah kan sudah memberikan PNM lewat APBN," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Taufik Widjoyono di kantor Kementerian PUPR, Jumat (7/8/2015).

Menurut Taufik, dengan adanya PNM, seluruh BUMN karya sudah terselamatkan anggaran cadangannya. Hal yang diperlukan sekarang menurut Taufik, mengalokasikan dana PMN untuk proyek BUMN yang komersial sehingga bisa menambah anggaran kerja perseroan.

"Diberi PMN bisa putar uang kapitalisasi lagi, dari sisi pembiayaan," ungkap Taufik.

Taufik menambahkan semua anggaran yang ditetapkan untuk perseroan sudah mencukupi untuk pembangunan proyek infrastruktur sampai akhir tahun. Hal yang diperlukan saat ini adalah efisiensi anggaran dan penghematan modal kerja para BUMN Karya.

"Tinggal BUMN nya sekarang melakukan pintar hitung-hitungan," kata Taufik.

Sebelumnya diketahui PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) membuka potensi untuk revisi target penyaluran pinjaman terutama di sektor infrastruktur. Penayluran pinjaman SMF target sampai akhir tahun 2015 mencapai Rp 3,5 triliun, yang rencananya akan direvisi Rp 3 triliun melihat pertumbuhan ekonomi di kuartal III dan IV tahun ini.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini