News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kemendag akan Impor Daging Sapi Australia 50 Ribu Ton

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Perdagangan Rachmat Gobel dan Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Harga daging sapi mengalami kenaikan dari harga awal Rp 90 ribu per kg menjadi Rp 130 ribu per kg. Hal ini terjadi akibat kekurangan pasokan daging sapi potong di dalam negeri.

Untuk mengatasi kenaikan harga daging sapi yang drastis, pemerintah siap membuka keran impor. Rencananya Kementerian Perdagangan akan mengimpor daging sapi asal Australia sebanyak 50 ribu ton demi kebutuhan masyarakat.

"Impor bakalan akan kita keluarkan 50 ribu ton (daging sapi) lagi," ujar Menteri Perdagangan Rachmat Gobel di Kantor Kementerian Pertanian, Senin (10/8/2015).

Rachmat menagatakan sudah memberikan kewenangan distribusi dan penyerapan daging sapi kepada Perum Bulog.

"Saya sudah berikan kepada dirut Bulog," kata Rachmat.

Menurut Rachmat, impor sapi dilakukan karena sudah mengganggu konsumsi masyarakat. Dalam hal ini kelangkaan daging sapi sudah meresahkan pedagang sehingga harga dinaikkan.

"Langkanya (stok daging sapi) jelas, kalau mengganggu roda perekonomian kita harus segera ditindak," ungkap Rachmat.

Bos Panasonic itu juga akan memanggil rumah potong sapi, feed loader, dan pedagang sapi. Hal tersebut untuk memantau kebutuhan masyarakat dan harga yang beredar di pasaran saat ini.

"Oleh karena itu akan dipanggil semua feed loadernya dan juga pedagangnya. Dipanggil untuk mengatasi," kata Rachmat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini