Bahkan yang paling tidak masuk akal, kata Rocky, modify order nasabah-pun sering di-reject pedagang PT SAM. Padahal kata Rocky, modify order hanya merupakan upaya nasabah untuk memodifikasi posisi target profit dan stop lost (strategi manajemen risiko nasabah).
"Ke-3 tindakan tersebut merupakan tindakan orang-orang yang sengaja ditempatkan di belakang sistem Meta Trader dan mesin transaksi (matching engine) untuk menghabisi dana nasabah. Karena logikanya, tidak mungkin sebuah sistem dan sebuah mesin mengetahui nasabah menang, lalu secara otomatis melakukan kecurangan-kecurangan membuat nasabah kalah. Maka hanya manusia-lah yang dapat melakukan tindakan curang seperti itu," kata Rocky.
Belum ada konfirmasi dari pihak terkait soal tudingan dan pernyataan yang dilontarkan Rocky Nainggolan tersebut.
Baca tanpa iklan