News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Menperin: Esemka Lebih Cocok untuk Angkutan Pedesaan

Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas Balai Termodinamika Motor dan Propulsi (BTMP) melakukan reconditioning terhadap mobil ESEMKA Rajawali, sebelum melakukan uji emisi, di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Serpong, Tanggerang Selatan, Senin (27/2/2012). Mobil buatan anak SMK di Solo tersebut hari ini menjalani serangkaian test, agar dapat dipergunakan dan diproduksi massal. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin memiliki pandangan terkait masa depan mobil nasional (mobnas) Esemka.

Menurut dia, Esemka lebih cocok berkembang menjadi angkutan pedesaan.

"Saya dengar mereka lebih fokus ke angkutan pedesaan. Itu yang paling tepat," ujar Saleh di Jakarta, Senin (14/3/2016).

Saat ini, industri otomotif nasional sudah dikuasai oleh perusahaan-perusahaan otomotif raksasa Jepang.

Sebut saja Toyota, Daihatsu, Suzuki, dan Mitsubishi.

Menperin Saleh Husin menilai industri otomotif sudah sangat ketat.

Oleh karena itu, ia meminta pelaku usaha nasional yang ingin masuk ke sektor industri otomotif harus jeli.

"Dengan persaingan yang begitu ketat, harus jeli mau masuk ke market mana," kata Saleh.

Tahun lalu, PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) resmi dipinang oleh perusahaan pimpinan AM Hendropriyono, PT Adiperkasa Citra Lestari.

Kedua perusahaan itu bekerja sama untuk menggarap proyek mobnas Esemka.

Lama tak terdengar kabarnya, kedua perusahaan itu dikabarkan tengah menyiapkan segala sesuatu untuk memproduksi mobil Esemka.

Kabar terbarunya, Esemka akan diproduki mulai paruh kedua tahun ini. Pabriknya akan dibangun di Boyolali, Jawa Tengah.(Yoga Sukmana)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini