News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Riyadh Group Gandeng PT PP Bangun Apartemen di Medan

Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dari kiri-kanan : Presiden Komisaris Riyadh Group Indonesia Soelaeman Soemawinata, Presiden Direktur PT Lima Putra Realti Bally Sahputra, Kepala Cabang I PT PP (Persero) Tbk Didik Mardianto, dan Presiden Komisaris PT Lima Putra Realti saat penandatanganan kontrak pembangunan Setiabudi Condominium Medan di Jakarta, Senin (16/5).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Riyadh Group Indonesia melalui anak usahanya PT Lima Putra Realti resmi menunjuk PT PP (Persero) Tbk sebagai main contractor pembangunan proyek Setiabudi Condominium di Medan, Sumatera Utara.

Kerjasama ini merupakan bentuk komitmen pengembang untuk menyelesaikan konstruksi dan serah terima unit kepada konsumen sesuai target pada akhir 2017.

Penandatanganan kontrak pembangunan antara kedua belah pihak dilakukan Presiden Direktur PT Lima Putra Realti, Bally Saputra dan Kepala Cabang I PTPP (Persero) Tbk, Didik Mardianto di Jakarta, Senin (16/5/2016).

Nilai kontrak pembangunan Setiabudi Condominium sebesar Rp 296 miliar, dengan jangka waktu pengerjaan konstruksi selama 1,8 bulan.

Menurut Bally Sahputra, pihaknya menunjuk PT PP sebagai mitra strategis pembangunan proyek apartemen di Medan dengan beberapa alasan.

Pertama, sebagai perusahaan konstruksi plat merah PP sudah teruji pengalamannya dalam membangun banyak gedung bertingkat (high rise building) di seluruh Indonesia termasuk apartemen menengah bawah.

Kedua, PP ditunjuk berdasarkan proses tender yang sudah dilakukan PT Lima Putra Realti di Medan beberapa waktu lalu yang diikuti 7 perusahaan konstruksi (kontraktor) baik nasional maupun lokal.

“Kami menggandeng PP bukan saja karena pengalaman perusahaan ini yang sudah terbukti mumpuni, namun juga mereka menawarkan harga paling realistis dengan kualitas spesifikasi terbaik sesuai yang kami inginkan,” kata Bally kepada wartawan usai penandatanganan MoU kerjasama pembangunan Setiabudi Condominium dengan PT PP.

Pemancangan tiang perdana (groundbreaking) Setiabudi Condominium sudah dilakukan pada tahun lalu, sedangkan penjualan juga sudah dilakukan dengan melakukan tes pasar. Menurut Bally, meski baru tes pasar, namun antusias peminat cukup bagus, dan diharapkan penjualan semakin meningkat seiring dimulainya pembangunan apartemen.

Setiabudi Condominium keseluruhan terdiri dari tiga tower apartemen dengan total 848 unit dengan dua tipe unit yakni One Bedroom (23 m2) dan Two Bedroom (48 m2).

Harga jualnya mulai dari Rp 350 juta per unit.

Apartemen ini juga dilengkapi berbagai fasilitas kelas bintang lima seperti kolam renang, fitness center, lapangan tenis, mesjid, gedung pertemuan, kids play ground, area life style, food court, wireless internet, kartu akses dan parkir luas.

“Untuk pendanaan proyek, kami sudah mendapatkan komitmen pembiayaan dari Bank BRI, selain dari kas internal. Porsinya sekitar 70 persen bank, dan sisanya dana perusahaan,” papar Bally.

Pasar apartemen di Medan dibidik karena sebagai pusat bisnis dan pendidikan terbesar di wilayah barat Indonesia kebutuhan hunian di kota tersebut cukup besar.

Di sisi lain, ketersediaan lahan yang semakin terbatas dan kondisi lalu lintas di Kota Medan yang sudah crowded juga menjadi alasan orang untuk memilih tinggal di tengah kota sehingga mempermudah mobilitas sehari-hari.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini