Henry juga menilai valuasi saham sektor media cukup menarik. Valuasi sektor media diperdagangkan di price earning ratio (PER) 16 kali, dengan potensi pertumbuhan earning per share (EPS) sebesar 16%.
Ia juga merekomendasikan beli SCMA karena memiliki neraca kuat dan menjadi televisi yang paling profitable. Ia mematok target harga SCMA Rp 3.000 per saham, yang mencerminkan PER 2017 sebesar 25 kali.
Henry juga merekomendasikan beli MNCN dengan target harga Rp 2.200. Tapi, ia merekomendasikan reduce VIVA dengan target harga Rp 230 per saham.
Reporter: Narita Indrastiti
Baca tanpa iklan