News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Belanda Siap Kembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut

Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Proyek PLTU di Tabalong, Kalimantan Selatan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusahaan asal Belanda menawarkan kepada pemerintah lewat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut. Harga yang ditawarkan cukup miring yakni US$ 9,18 sen per Kilo watt Hour (KwH).

Menteri ESM, Ignasius Jonan menyatakan, perusahaan itu diwakilkan oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya yang mengusulkan ke Kementerian ESDM untuk mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut.

Jonan meneruskan, ia meminta kepada Gubernur NTT tersebut untuk mengecek kembali teknisnya supaya harganya bisa lebih murah.

Baca: Mau Beli Smartphone Baru? Pertimbangkan yang Baru Rilis Ini dari Apple, Samsung dan Xiaomi

Karena, pada kajian pertama, arus laut di Selat Larang Hutan, NTT itu kecepatan rata-ratanya di bawah 2,8 meter per detik.

Namun, setelah dilakukan kajian lagi, mereka mendapatkan kecepatan rata-rata di atas 4 meter per detik. Malahan, di beberapa titik bisa mencapai 5 meter per detik.

Baca: Tiru Budi Gunawan, Setya Novanto Juga Minta KPK Tunda Pemeriksaan Sampai Putusan Praperadilan

“Saya tanya harganya berapa, mereka minta US$ 7,18 sen,“ jelasnya.

Jika harganya US$ 7,18 sen, ia meyakini bahwa PT PLN (Persero) bisa membangun Pembangkit Listrik Arus Laut sampai 20 MW.

“Jadi, Presiden Jokowi mengarahkan renewable energy harus didorong. Pengusaha perlu keuntungan, tapi rakyat juga harus bisa menjangkau tarif listrik itu,“ tandasnya.

Direktur Perencanaan 1 PLN, Nicke Widyawati menyatakan, perusahaan tersebut berasal dari Belanda, yang awalnya datang ke PLN pertengahan tahun 2016 untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut.

“Tapi kami belum liat penawaran resminya.“ 
 
  
Reporter: Pratama Guitarra 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini