News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kasus Skimming BRI di Kediri Diduga Libatkan Sindikat Spanyol dan Jerman

Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI. Sejumlah nasabah mendatangi kantor BRI unit cabang Ngadiluwih

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sindikat internasional diduga terlibat dalam kejahatan skimming yang terjadi di kantor cabang PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) di Kendiri Jawa Timur. Hal ini diungkapkan manajemen dalam konferensi pers, Kamis (15/3) malam.

Indra Utoyo, Direktur Perbankan Digital dan Teknologi Informasi BRI bilang, terkait insiden skimming di Kediri ini bank sudah menemukan siapa pelakunya. "Kami sudah memiliki bukti CCTV-nya, jam berapa terjadi kami sudah mengahui," kata Indra dalam konferensi pers, Kamis malam (15/3).

BRI mengaku sudah memiliki rekaman pelaku dengan baik. Bank ingin menyelesaikan kejadian ini sampai ke akarnya. Oleh karena itu, bank sedang berkoordinasi dengan Bareskrim Polri.

Baca: Bawa Bukti Ini, David NOAH Bantah Tudingan Gracia Indri Soal Transfer Uang dan Biaya Rumah Sakit,

Terkait dengan dengan dugaan keterlibatan jaringan internasional, BRI masih melakukan investigasi jaringannya. Jaringan internasional ini untuk melancarkan aksinya, diduga bekerja sama dengan jaringan lokal di Kediri.

Indra bilang, jaringan internasional ini terkait dengan dua negara yaitu Jerman dan Spanyol. Karena di dua negara ini diduga uang nasabah yang telah hilang tersebut ditarik. Kuat dugaan, pelaku utama skimming ada di antara dua negara tersebut.

Handayani Direktur Konsumer BRI bilang motif sindikat internasional ini dalam melancarkan aksinya adalah dengan mendapatkan data di Indonesia kemudian melakukan duplikasi atau penggandaan kartu.

"Kami telah lacak antara kejadian uang hilang dan penarikan uang ini waktunya hampir bersamaan," kata Handayani dalam kesempatan yang sama.

Berita Ini Sudah Dipublikasikan di KONTAN, dengan judul: Kasus skimming BRI di Kediri diduga melibatkan sindikat Spanyol dan Jerman

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini