News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ada Aliran Masuk Modal Asing, IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan

Penulis: Ria anatasia
Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Staf di Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Riau di Pekanbaru tengah menganalisa pergerakan harga saham, Rabu (5/9/2018).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat sebanyak 15,59 poin poin atau 0,23 persen ke 6.540 pada perdagangan Selasa (26/2/2019) kemarin. Tren penguatan ini diprediksi berlanjut pada perdagangan hari ini.

Analis PT Indosurya Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan pola pergerakan IHSG dalam jangka pendek masih berpeluang untuk melanjutkan konsolidasi wajar dan masih terlihat adanya proses akumulasi.

"Kondisi itu akan dapat kembali mendorong kenaikan IHSG hingga beberapa waktu mendatang," ujar William dalam riset hariannya.

Selain itu, lanjut dia, pergerakan IHSG masih ditopang oleh arus modal masuk atau capital inflow yang mengalir deras ke pasar saham Indonesia secara tahunan. Dengan begitu, pelaku pasar masih berpotensi terus mencatatkan beli bersih(net buy) di pasar saham garuda.

"Capital inflow yang masih tercatat secara year to date berpeluang untuk terus bertambah mengingat saat ini masih berada pada awal tahun," jelasnya. 

Baca: Harga Emas Antam Turun Lagi Rp 1.000 Per Gram

William memprediksi laju IHSG akan bergerak di rentang level 6.418-6.585.

Berikut menu saham unggulan yang direkomendasikan William: PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Pembangunan Timur Tbk (BJTM), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT HM Sampoerna (HMSP), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini