News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Grounded Boeing 737 Max 8

11 Boeing 737-8 Max Milik Garuda dan Lion Air akan Diinspeksi Pemerintah

Editor: Fajar Anjungroso
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

(News.com.au) Boeing 737 MAX 8 saat lakukan tes terbang di Darwin, Australia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia melarang terbang sementara pesawat berjenis Boeing 737-8 MAX.

Langkah tersebut diambil agar pemerintah dapat melakukan inspeksi terhadap pesawat tersebut. Hal itu diambil melihat jatuhnya pesawat dengan jenis yang sama milik Ethiopian Airlines.

"Larang terbang sementara untuk memastikan kondisi pesawat jenis tersebut laik terbang," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Dirjen Hubud) Polana B. Pramesti, Senin (11/3).

Polana bilang langkah tersebut telah  disetujui oleh Menteri Perhubungan (Menhub). Asal tahu saja, sebelumnya pesawat milik maskapai Lion Air yang jatuh Oktober lalu juga berjenis Boeing 737-8 MAX. 

Inspeksi akan segera dilakukan pada 12 Maret 2019 besok. Bila terdapat masalah saat inspeksi, maka pesawat tersebut akan dilarang terbang sementara sampai dinyatakan selesai oleh inspektur penerbangan.

Baca: Buntut Ethiopian Airlines Jatuh, Menhub Setuju Pesawat Boeing 737 Max 8 Dilarang Terbang

Total terdapat 11 pesawat Boeing 737-8 MAX di Indonesia. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memiliki 1 unit sementara PT Lion Air memiliki 10 unit pesawat Boeing 737-8 MAX.

Polana juga bilang telah menerima surat dari produsen Boeing.Co. Produsen pesawat tersebut menyatakan akan menyampaikan keterangan resmi terkait hasil investigasi kecelakaan Ethiopian Airlines.

Polana meminta seluruh maskapai untuk memenuhi aturan tersebut. Pasalnya keselamatan merupakan hal penting bagi industri penerbangan.

 Berita ini sudah tayang di kontan berjudul Kemhub: Inspeksi pesawat Boeing 737-8 MAX akan dilakukan besok, Selasa (12/3)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini