Lalu apa yang harus disiapkan dalam mengantisipasi situasi darurat ini, agar WFH bisa secara efektif tetap mendukung produktivitas kinerja perusahaan ?
Konektivitas yang Aman
Hendra menyebut bahwa keamanan dalam menggunakan akses internet tentunya akan mendukung produktivitas kinerja karyawan.
"Bagaimana menjamin kesamaan pengalaman akses dengan konektivitas apapun dan juga menjamin keamanannya," papar Hendra.
Baca: Syarat Lengkap Dapat Kartu Pra Kerja bagi Korban PHK Dampak Corona, Digaji 1 Juta per Bulan
Baca: DedI Mulyadi: Larang Orang Mudik Tak Cukup dengan Imbauan, Jalur Transportasi Harus Ditutup
Perangkat Kolaborasi
Menurutnya, harus ada ketersediaan perangkat kolaborasi untuk layanan chat, voice, video, juga untuk boardroom collaboration, web meetings dan whiteboarding.
Perpanjangan perangkat mobilitas dan terjaminnya keamanan platform menjadi kolaborasi yang baik agar informasi perusahaan dapat dijaga kerahasiannya.
Adopsi Hybrid IT
Perusahaan juga perlu mengetahui bagaimana tingkat pengadopsian Hybrid IT, serta pemanfaatan teknologi lainnya.
"Seberapa jauh adopsi Hybrid IT yang telah dilakukan oleh perusahaan, termasuk di dalamnya pemanfaatan SaaS dan cloud services. Juga pemanfaatan Public Cloud dan private hosting secara eksklusif," tutur Hendra.
Transformasi dan migrasi ke Choose Your Cloud Service (CYCS) pun turut diperhatikan untuk membagi beban kerja infrastruktur serta replikasi data.
Kesiapan Pengguna dan Perangkatnya
Hendra menyebut pentingnya kesiapan akses data dan informasi, maupun aplikasi perusahaan dari berbagai perangkat yang diberikan, baik itu oleh perusahaan maupun milik pribadi.
Pemberlakukan standarisasi, compliance serta otentikasi pengguna dan konektivitasnya harus dinyatakan aman.
Baca: Gara-gara Ini, Andre Taulany Heran Sama Cara Nagita Slavina Tagih Uang Tas : Laki Bini Sama Aja Ya !
Baca: Persediaan Alat Pelindung Diri Terbatas, Tenaga Kesehatan di Kota Depok Modifikasi Jas Hujan