News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jokowi Minta Mendag Cek Harga Pangan di Lapangan

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Joko Widodo membimbing pengucapan sumpah jabatan dalam pelantikan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Antar Waktu periode 2017-2022 dan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) di Istana Negara Jakarta, Rabu, (15/4/2020). Pelantikan pejabat negara kali ini mengikuti protokol pencegahan COVID-19, yang salah satunya menerapkan anjuran jaga jarak atau physical distancing. Untuk menerapkan protokol tersebut, tamu undangan yang hadir dibatasi sekitar 20 orang. Sebelum mengikuti kegiatan, seluruh tamu undangan juga menjalani tes cepat (rapid test) pendeteksian COVID-19. Kompas/Wawan H Prabowo

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengecek ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok di lapangan.

Jokowi mengatakan, ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok sangat penting di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 seperti sekarang ini.

Baca: Ombudsman Wanti-Wanti Anies soal Bansos: Segera Terbitkan Keputusan Gubernurnya

"Kita harus betul-betul menjaga agar harga kebutuhan pokok harus betul-betul terjangkau oleh rakyat, jangan sampai ada kenaikan," kata Jokowi dalam rapat terbatas, Selasa, (21/4/2020).

Saat ini menurut Jokowi, sejumlah kebutuhan pokok harganya mengalami kenaikan.

Mulai dari beras hingga gula.

Oleh karenanya, perlu ada pengecekan langsung di lapangan terhadap harga-harga kebutuhan pokok tersebut. 

"Ini yang masih naik beras, naik sedikit. Harga gula tidak bergerak sama sekali justru naik menjadi 19 ribu. Bawang putih, bawang bombay juga belum turun. Saya ga tau apakah dari Kemendag sudah melihat lapangannya bahwa ini belum bergerak," katanya.

Jokowi juga heran, harga gabah kering giling mengalami penurunan sebesar 5 persen,  namun harga beras malah naik 0,4 persen.

Baca: Kepala Daerah Maju Pilkada Diminta Jangan Manfaatkan Kesempatan dalam Kesempitan saat Beri Bansos

Seharusnya harga gabah linier dengan harga beras. 

"Lapangannya dicek betul ada apa. Kalau harga gabah kering giling turun, harusnya harga berasnya turun. Petani engga dapat untung, berasnya naik, masyarakat dirugikan, ini yang untung siapa? dicari," pungkasnya.

Satgas Pangan Polri soal Ketersediaan Bawang Putih

Satgas pangan Polri optimis harga bawang putih di pasar bisa kembali normal.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini