News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tips dan Trik

Tips Membuat CV yang Baik: Jangan Cantumkan Hal Ini Pada Curriculum Vitae

Penulis: Arif Tio Buqi Abdulah
Editor: Whiesa Daniswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pencari kerja mengisi formulir lamaran kerja di gerai PT Trakindo Utama dalam ajang Kompas Karier Fair di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (30/8/2013). Bursa kerja ini berlangsung hingga Sabtu (31/8) menyediakan ribuan lowongan pekerjaan dari 205 perusahaan dan lembaga yang mengikuti pameran ini. (Warta Kota/alex suban)

Tulis saja lokasi tempat tinggal secara umum, misalnya nama kota saja.

Namun demikian, di beberapa pekerjaan tertentu penulisan tempat tinggal yang lengkap terkadang menjadi sesuatu yang dilihat oleh perekrut.

Perekrut bisa saja memilih kandidat yang tinggal didekat tempat kerja.

Sebaliknya, bila lokasi tempat tinggal justru akan mendatangkan efek negatif, maka hapus saja.

Mengutip iagnora dianjurkan pula untuk tidak mencantumkan jenis kelamin, ras, agama, atau status perkawinan, kecuali jika sesuai dan relevan untuk pekerjaan itu.

Hal ini untuk menghindari adanya pandangan mengenai diskriminasi meski secara umum banyak pemberi kerja berusaha untuk bersikap adil.

Namun tidak demikian halnya jika jenis kelamin atau ras penting atau relevan dengan pekerjaan, seperti halnya akting atau pekerjaan lain di mana karakteristik tertentu dicari.

Baca: RUU Omnibus Law Cipta Kerja Dinilai Mampu Tingkatkan Kualitas SDM

Pengalaman Kerja

Bagian riwayat pekerjaan memberi kesempatan untuk menguraikan pekerjaan, magang dan pengalaman kerja Anda sebelumnya.

Namun demikian, banyak orang yang mengisinya sedemikian lengkap hingga CV terlhiat penuh, padahal itu tidaklah perlu.

Hal terpenting dalam mengisi daftar pengalaman kerja, cukup sebutkan judul pekerjaan, perusahaan, tanggal mulai bekerja dan baris yang merangkum peran tersebut, singkat saja.

Hapus semua deskripsi pekerjaan, biarkan jadi bahan pertanyaan saat wawancara nanti.

Namun, bila Anda pikir perlu ada keterangan, sertakan pencapaian tertinggi saat menduduki jabatan tersebut.

Jika memiliki pengalaman bertahun-tahun, Anda dapat mengurangi detail peran lama atau tidak relevan.

Jika Anda memiliki posisi lebih dari 10 tahun yang lalu, Anda dapat menghapusnya.

Baca: Tips Agar Hemat saat Belanja Online, Flash Sale dan Bedakan Kebutuhan dengan Keinginan

Baca: Menko PMK: 54 Persen Angkatan Kerja di Indonesia Mantan Stunting

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini