News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

UU Cipta Kerja dan Kabar Tidak Sedap dari AS Jadi Sentimen Negatif ke Rupiah

Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -
Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memperkirakan, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mungkin bisa tertekan hari ini.

Penyebabnya adalah karena faktor stimulus AS yang menemui kebuntuan setelah semalam Partai Demokrat menolak proposal stimulus pemerintah.

"Demokrat menolak proposal stimulus senilai 1,8 triliun dolar AS dan bersikukuh dengan proposalnya senilai 2,2 triliun dolar AS," ujarnya, Rabu (14/10/2020).

Baca juga: Cuan, IHSG Hari Ini Diprediksi Lanjutkan Penguatan

Selain itu, Ariston menjelaskan, kabar tidak sedap juga datang dari dalam negeri yakni masih adanya aksi demontrasi menolak Undang-undang (UU) Cipta Kerja.aktor penolakan UU Cipta Kerja.

Baca juga: Hari Ini Rupiah Diprediksi Kembali Melemah, Dipicu Sentimen Negatif Aksi Unjuk Rasa

Dia menambahkan, proyeksi pertumbuhan Indonesia yang lebih negatif dari International Monetary Fund (IMF) juga bisa memberikan tekanan untuk rupiah.

"Rupiah pada hari inu berpotensi bergerak di kisaran Rp 14.650 hingga Rp 14.850," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini