News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

IHSG Hari Ini Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Berikut Sentimen Pendorongnya

Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (30/12/2020). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Laporan Reporter Kontan, Dityasa H. Forddanta

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 35.178 poin atau 0,53% ke level 6.651,208 pada penutupan perdagangan Selasa (16/11/2021). Pada awal perdagangan IHSG dibuka di zona merah tapi berbalik arah ke zona hijau hingga akhir perdagangan.

Kenaikan IHSG ditopang sembilan sektor dari total 11 sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sektor yang menguat paling tinggi adalah sektor barang baku 0,93%, sektor keuangan 0,82%, sektor barang konsumen primer 0,74%, sektor transportasi 0,68%, sektor perindustrian 0,37% dan sektor energi 0,33%.

Kemudian properti dan real estate juga naik 0,25% disusul sektor kesehatan menanjak 0,18%. Hanya dua sektor yang turun yakni sektor teknologi 0,51% dan sektor barang konsumen non primer 0,17%.

Total volume perdagangan saham di BEI hari Selasa mencapai 26,18 miliar saham dengan total nilai transaksi Rp 12,34 triliun.

Ada 250 saham yang berakhir di zona hijau, 250 saham yang ditutup di zona merah dan 169 saham lainnya stagnan. Investor asing mencatat net sell sebesar Rp 348,94 miliar di seluruh pasar.

Baca juga: Sempat Melemah, IHSG Ditutup Menguat 35.178 Poin Pada Selasa Sore

Dennies Christoper Jordan, analis Artha Sekuritas menyebut, penguatan indeks tak lepas dari pelemahan dua hari berturut-turut. "Investor lebih berani bargain hunting karena dalam jangka pendek, pelemahan memasuki area oversold," ujarnya, Selasa (16/11/2021).

Baca juga: IHSG Ditutup Menguat, Rupiah Loyo Pada Selasa Sore

Dennies memperkirakan penguatan indeks masih akan berlanjut hari ini. Sebab, indikator candlestick membentuk lower high dan lower low. Ini mengindikasikan masih dalam tren pelemahan jangka pendek.

Investor juga akan terus mencermati inflasi Amerika Serikat (AS) serta rencana tapering dan lebih konservatif jelang penetapan suku bunga oleh Bank Indonesia.

Rilis kinerja emiten juga masih akan menopang pergerakan indeks yang diperkirakan bergerak pada rentang support 6.610-6.570 dan resistance 6.672-6.694.

Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memiliki prediksi serupa. Terlebih, indeks berhasil rebound dari support 6.597. Ini masih menjadi support pertama indeks. Sedang support kedua ada di level 6.690.

Artikel ini tayang di Kontan dengan judul IHSG hari ini diramal menguat lagi, simak sentimen penggeraknya

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini