News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Senin Pagi Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS ke Level Rp14.985

Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Nilai tukar rupiah menguat ke level Rp 14.985 pada Senin pagi, 25 Juli 20222 dari posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya Rp15.036 per dolar AS. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan Senin (25/7/2022), seiring masih kuatnya sentimen eksternal.

Mengutip data Bloomberg pukul 09.06 WIB, nilai tukar rupiah menguat ke level Rp14.985 dari posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya Rp15.036 per dolar AS.

Sebelumnya, Pengamat Pasar Keuangan sekaligus Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan, untuk perdagangan pada Senin ini, mata uang Rupiah kemungkinan masih berfluktuasi namun ditutup melemah di rentang Rp15.000 hingga Rp15.030.

Ibrahim kembali melanjutkan, fluktuasi nilai tukar dolar terhadap mata uang lain disebabkan berbagai faktor eksternal.

Dolar AS turun pada Jumat, setelah Bank Sentral Eropa menaikkan suku bunga lebih dari yang diharapkan pada Kamis, karena kekhawatiran tentang inflasi yang tidak terkendali mengalahkan kekhawatiran tentang pertumbuhan.

Baca juga: Pekan Depan, Laju Rupiah Diprediksi Masih Tertekan di Atas Rp 15.000 Per Dolar AS

“Dolar AS juga terbebani semalam oleh penurunan hasil Treasury setelah data di AS menunjukkan penurunan aktivitas pabrik dan kenaikan aplikasi untuk tunjangan pengangguran,” ucap Ibrahim, (22/7/2022).

“Ini menandakan bahwa ekonomi sudah merasakan efek dari pengetatan kebijakan Federal Reserve AS yang agresif,” sambungnya.

Baca juga: Rupiah Kembali Tembus Rp 15.000 Per Dolar AS Setelah BI Umumkan Pertahankan Suku Bunga

Sebagai informasi, Bank Sentral Eropa menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada hari Kamis untuk menahan inflasi yang melonjak.

Dolar AS juga terpengaruh sentimen Federal Reserve AS yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin pada pertemuan kebijakan 26-27 Juli 2022.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini